KABUPATEN TANGERANG, LENSABANTEN.CO.ID – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang merencanakan pembangunan tanggul darurat sepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS) Cisadane di Desa Tanjung Burung, Kecamatan Teluknaga. Langkah ini diambil untuk mengantisipasi bencana banjir yang sering melanda wilayah tersebut.
Kepala BPBD Kabupaten Tangerang, Ujat Sudrajat, menginformasikan bahwa dalam rapat koordinasi dengan perwakilan BBWS C2 Dirjen SDA Kementerian PUPR dan perangkat daerah Kabupaten Tangerang, mereka membahas rencana pembangunan tanggul darurat di Desa Tanjung Burung. Desa ini diketahui sebagai daerah yang rawan bencana banjir setiap tahun.
Tanggul darurat direncanakan sepanjang 1,5 kilometer dan akan menggunakan tumpukan karung berisi pasir sebagai bahan konstruksinya. Pembahasan ini dianggap penting mengingat prediksi puncak musim hujan tahun 2024 dari BMKG yang diperkirakan terjadi pada Januari dan Februari. Tanggul tersebut diharapkan dapat memberikan perlindungan dan meminimalkan kekhawatiran masyarakat saat hujan turun.
“Berdasarkan informasi dari BMKG puncak musim hujan tahun 2024 di sebagian besar wilayah Indonesia prakiraan terjadi pada bulan Januari dan Februari 2024. Mudah-mudahan dengan tanggul sementara itu Insya Allah masyarakat tidak lagi was-was saat hujan turun,” terangnya dilansir dari Tangerangkab.go.id, Sabtu 30 Desember 2023.
Ujat Sudrajat juga menyampaikan bahwa BPBD Kabupaten Tangerang telah menyiapkan logistik bencana, termasuk logistik pangan, perlengkapan keluarga, perlengkapan bayi, dan shelter kit. Hal ini sebagai persiapan untuk memberikan dukungan kepada daerah yang mungkin terdampak bencana. Seluruh Aparatur Kabupaten Tangerang berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dan siap membantu dalam menghadapi bencana.









