TANGERANG, LENSABANTEN.CO.ID — Belakangan ini, media sosial diramaikan oleh narasi yang mengeklaim bahwa Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan akan dihapuskan dan digantikan oleh klinik serta apotek Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).
Isu tersebut salah satunya sempat viral di platform X (dulu Twitter) dan telah menjangkau ratusan ribu pengguna. Dalam narasi itu disebutkan bahwa pemerintah menyiapkan klinik koperasi yang terhubung dengan sistem BPJS, bahkan diklaim sedang diuji coba di Bandung untuk pembayaran iuran.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Humas BPJS Kesehatan Rizzky Anugerah dengan tegas menyatakan bahwa informasi tersebut tidak benar alias hoaks.
“Menanggapi hal tersebut, dapat kami sampaikan bahwa informasi tersebut tidak benar,” ujar Rizzky, Senin 26 Oktober 2026.
Pihak BPJS Kesehatan mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya pada kabar yang belum jelas kebenarannya. Apabila peserta memerlukan informasi yang akurat seputar Program JKN dan layanan BPJS Kesehatan, masyarakat dapat memanfaatkan saluran komunikasi resmi yang telah disediakan.
Beberapa kanal resmi yang bisa diakses meliputi layanan chat WhatsApp melalui PANDAWA di nomor 08118165165, aplikasi Mobile JKN, serta layanan Care Center 165.








