TANGERANG, LENSABANTEN.CO.ID- Forum Remaja Kebon Indah (FRKI) kembali menggelar kegiatan sosial bertajuk Bukber Panjang Jasa Jilid 7. Kegiatan ini dirangkai dengan santunan bagi anak yatim piatu dan janda di lingkungan Kebon Indah.
Acara tersebut dilaksanakan pada Minggu, 8 Maret 2026 mulai pukul 16.00 WIB. Kegiatan berlangsung di Jalan Baru Kebon Indah, Panunggangan Barat, Kecamatan Cibodas, Kota Tangerang.
Kegiatan ini menjadi momentum berbagi sekaligus mempererat kebersamaan warga di bulan suci Ramadan. Selain buka puasa bersama, panitia juga menyalurkan santunan kepada warga yang membutuhkan.
Program sosial ini merupakan inisiatif para pemuda yang tergabung dalam FRKI. Kegiatan tersebut juga mendapat dukungan dari pengurus RT, RW, donatur, hingga Karang Taruna Kelurahan Panunggangan Barat.
Acara juga diisi dengan tausiah keagamaan untuk menambah keberkahan Ramadan. Tausiah tersebut disampaikan oleh Ustadz Ghozali Idrus kepada para jamaah yang hadir.
Wakil Ketua Umum FRKI, Muhammad Fachri Akbar menjelaskan bahwa kegiatan tersebut sudah menjadi agenda tahunan para pemuda. Ia menyebut kegiatan ini telah berjalan selama tujuh tahun.

“Ini kegiatan Bukber Panjang Jasa Jilid ke-7, jadi bisa dibilang sudah tujuh tahun kita melaksanakan acara ini,” ujarnya kepada Lensa Banten saat ditemui.
Ia mengatakan santunan yang diberikan menyasar anak yatim piatu dan janda di lingkungan sekitar. Jumlah penerima manfaat mencapai puluhan orang dari satu wilayah RW.
“Totalnya kita siapkan 45 amplop, terdiri dari 25 janda dan sisanya anak yatim piatu di lingkungan satu RW,” jelasnya.
Fachri menegaskan kegiatan ini digagas langsung oleh para pemuda di wilayah tersebut. Program tersebut menjadi salah satu agenda kerja Forum Remaja Kebon Indah.
“Ini murni inisiatif pemuda Forum Remaja Kebon Indah dari RT 03 RW 07,” katanya.
Ia menambahkan kegiatan ini dapat terlaksana berkat dukungan berbagai pihak. Dukungan datang dari pengurus wilayah hingga para donatur.
“Alhamdulillah RT, RW, donatur dan Karang Taruna Panunggangan Barat ikut men-support acara ini,” ungkapnya.
Selain buka puasa bersama, kegiatan tersebut juga diisi dengan santunan bagi warga yang membutuhkan. Hal ini menjadi bagian dari rangkaian kegiatan sosial FRKI setiap Ramadan.
“Kegiatan hari ini bukan hanya bukber, tapi juga santunan untuk yatim piatu dan janda,” ujarnya.
Fachri juga menjelaskan salah satu tokoh agama yang diundang tidak dapat hadir. Hal tersebut disebabkan kondisi kesehatan yang sedang menurun.
“Sebenarnya kami juga mengundang Habib Maulana, tapi beliau berhalangan hadir karena sedang sakit,” jelasnya.
Ia memastikan kegiatan ini akan terus dipertahankan sebagai agenda tahunan. Sejak pertama kali digelar pada 2019, kegiatan ini masih konsisten berjalan hingga sekarang.
“Dari 2019 sampai 2026 alhamdulillah kita masih konsisten menyelenggarakan kegiatan ini,” katanya.
Fachri berharap kegiatan positif seperti ini dapat terus mempererat kebersamaan warga. Ia juga berharap para pemuda semakin kompak dalam membuat kegiatan sosial di lingkungan mereka.
“Harapannya warga dan pemuda di Panunggangan Barat bisa semakin kompak dan terus membuat kegiatan positif,” tutupnya.









