KOTA TANGERANG, LENSABANTEN.CO.ID — Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (DisperindagkopUKM) Kota Tangerang mencatat pertumbuhan positif pada jumlah Koperasi Merah Putih yang kini aktif beroperasi. Kehadiran koperasi ini dinilai berhasil memberikan dampak sosial-ekonomi yang nyata bagi masyarakat sekitar.
Kepala Bidang Pemberdayaan Koperasi DisperindagkopUKM Kota Tangerang, Abdul Kholil Kurniawan, mengungkapkan bahwa saat ini sudah terdapat puluhan Koperasi Merah Putih yang menjalankan roda usahanya di tengah masyarakat.
“Alhamdulillah, sekarang kurang lebih sudah 29 (koperasi) yang sudah beroperasi,” ujar Abdul Kholil ditemui usai rapat kewilayahan di Puspem Kota Tangerang, Senin 15 Juni 2026.
Selain pertumbuhan jumlah unit koperasi, sarana penunjang berupa gerai fisik juga terus dikebut. Abdul Kholil menjelaskan, saat ini sudah ada dua lokasi gerai yang pengerjaannya selesai dan siap dioptimalkan.
Salah satunya adalah gerai yang berlokasi di Kawasan Koperasi Merah Putih (KKMP) Kelurahan Babakan yang perkembangannya telah mendekati rampung sepenuhnya.
“Untuk gerai sudah dua lokasi yang selesai, hampir 100 persen itu di KKMP Babakan. Selanjutnya akan menyusul di Cibodas Baru, Kecamatan Cibodas,” tambahnya.
Operasional gerai-gerai tersebut merupakan hasil sinergi strategis antara pihak Agrinas dengan Komando Distrik Militer (Kodim) setempat untuk menyokong stabilitas ekonomi lokal.
Stimulus Usaha Lewat Kompetisi
Sebagai upaya memperkuat kelembagaan dan kapasitas para pengurus, DisperindagkopUKM Kota Tangerang juga tengah bersiap menggelar ajang perlombaan cerdas cermat dalam waktu dekat.
Kompetisi edukatif ini nantinya tidak hanya menyasar koperasi umum, tetapi juga secara khusus melibatkan jejaring KKMP yang ada di Kota Tangerang. Pihak dinas berharap stimulus berupa hadiah dari perlombaan ini dapat dikonversi menjadi modal stimulan yang produktif.
“Baik itu koperasi umum maupun KKMP akan kami libatkan. Paling tidak, nanti hadiahnya bisa digunakan kembali oleh para pengurus untuk pengembangan usaha mereka,” kata Abdul Kholil.










