Eltasya Lewat “Merayu Waktu” Ajak Pendengar Berdamai dengan Masa Lalu

foto dok. eltasya
foto dok. eltasya

JAKARTA, LENSABANTEN.CO.ID – Penyesalan sering kali datang ketika sebuah hubungan telah berakhir. Keinginan memperbaiki kesalahan dan mengembalikan kebersamaan yang pernah ada menjadi cerita emosional yang diangkat penyanyi muda Eltasya melalui single terbarunya, “Merayu Waktu”.

Lewat lagu ini, Eltasya menyuguhkan kisah tentang seseorang yang belum sepenuhnya bisa melepaskan masa lalu. Ada harapan agar waktu dapat diputar kembali sehingga kesalahan yang pernah terjadi bisa diperbaiki dan orang tercinta tidak harus pergi.

Bacaan Lainnya

Tema tersebut menjadi daya tarik tersendiri karena menggambarkan pengalaman emosional yang mungkin pernah dialami banyak orang. Mulai dari kehilangan seseorang, mengingat kenangan indah, hingga menyadari bahwa tidak semua hubungan bisa kembali seperti sebelumnya.

Eltasya mengaku cerita dalam lagu tersebut menjadi salah satu alasan kuat dirinya tertarik untuk membawakannya.

“Relate-nya lebih ke perasaan yang mungkin pernah dirasain banyak orang, ketika kita masih berharap sesuatu bisa kembali seperti dulu, padahal kenyataannya ya nggak selalu bisa,” ujar Eltasya.

Melalui interpretasi vokalnya, Eltasya berusaha menghadirkan suasana yang dapat membawa pendengar masuk ke dalam cerita lagu. Ia ingin “Merayu Waktu” tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga ruang bagi pendengar untuk mengenali dan memahami perasaannya sendiri.

Harapan tersebut sejalan dengan pandangannya mengenai musik. Bagi Eltasya, karya musik memiliki kemampuan untuk menemani seseorang dalam berbagai fase kehidupan, termasuk ketika sedang menghadapi masa-masa sulit.

Ia pun berharap single ini bisa menjadi teman bagi mereka yang tengah berusaha melepaskan seseorang atau belajar menerima kenyataan bahwa hubungan yang telah berakhir tidak selalu dapat diperbaiki.

“Merayu Waktu” sekaligus menghadirkan warna berbeda dalam perjalanan musik Eltasya. Melalui tema yang lebih menonjolkan penyesalan dan keinginan memperbaiki kesalahan, ia menunjukkan upaya untuk terus mengeksplorasi sisi musikalitasnya.

Bagi Eltasya, setiap karya memiliki cerita dan perjalanan tersendiri. Kali ini, ia ingin menyampaikan pesan bahwa mengenang masa lalu merupakan hal yang manusiawi, tetapi menerima kenyataan juga menjadi bagian penting dalam perjalanan kehidupan.

Dengan pesan emosional tersebut, Eltasya berharap “Merayu Waktu” dapat meninggalkan kesan mendalam dan menemukan tempat tersendiri di hati para pendengarnya. (san/*) #foto dok. eltasya

Pos terkait

Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari lensabanten.co.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.