End of Summer Tuangkan Keputusasaan dan Luka Masa Lalu Lewat Single “Kilas”

foto dok. alpha omega records
foto dok. alpha omega records

JAKARTA, LENSABANTEN.CO.ID – Tidak semua kenangan bisa dihapus, dan tidak semua luka dapat kembali seperti semula. Perasaan tersebut menjadi benang merah dalam single terbaru End of Summer berjudul “Kilas”, sebuah karya post-hardcore yang mengeksplorasi perenungan batin, keputusasaan, serta pergulatan menghadapi memori masa lalu.

Band asal Solo yang terbentuk pada 2004 ini kembali menghadirkan karakter musik keras dengan pendekatan emosional. Melalui “Kilas”, End of Summer menggabungkan agresivitas post-hardcore era awal 2000-an dengan atmosfer ambient post-rock yang memberikan ruang lebih luas bagi pendengar untuk merasakan kedalaman cerita.

Bacaan Lainnya

Lagu berbahasa Indonesia ini ditulis oleh Hafid Hanafi dan Oik Prabangkara. Keduanya membangun narasi tentang seseorang yang seolah terjebak dalam ruang imajinasi dan kenangan lama, sementara waktu terus berjalan tanpa memberikan kesempatan untuk mengulang semuanya.

Gambaran tersebut terasa melalui penggalan lirik, “di ujung waktu yang jauh, tergores luka yang membeku, ingatan takkan kembali, menghapus cerita selamanya”. Rangkaian kata tersebut menggambarkan ketidakberdayaan menghadapi sesuatu yang telah berlalu.

Penulis lirik Hafid Hanafi menjelaskan bahwa inti cerita dalam “Kilas” berangkat dari perenungan emosional yang mendalam.

“Pada dasarnya tema lagu ini sih menceritakan perenungan batin dan keputusasaan mendalam akibat memori masa lalu,” ungkap Hafid.

Kekuatan lirik tersebut kemudian diterjemahkan ke dalam komposisi musik yang dinamis. End of Summer tidak hanya menghadirkan distorsi gitar dan vokal penuh emosi, tetapi juga memberikan sentuhan melodi melankolis serta ruang atmosferik yang memperkuat suasana lagu.

Oik Prabangkara menjelaskan bahwa pendekatan musikal tersebut sengaja dibangun agar pendengar dapat merasakan perubahan emosi sepanjang lagu.

“Secara musikal, kami tetap mempertahankan intensitas distorsi dan vokal yang emosional khas post-hardcore era awal 2000-an yang agresif, tetapi di ‘Kilas’ kami coba balut lagi dengan beberapa ruang kosong yang atmosferik serta melodi melankolis dari ambient post-rock supaya pendengar bisa merasakan naik turunnya dinamika emosi di lagu ini,” jelasnya.

Dari sisi produksi, “Kilas” dipercayakan kepada Praditya Eka Putra sebagai produser dan direkam di Invasion Studio. Artwork single digarap Bima Priantana, yang sebelumnya terlibat dalam pengerjaan visual sejumlah band skramz, mathrock, hingga grindcore.

Melalui “Kilas”, End of Summer menawarkan pengalaman mendengarkan musik keras yang tidak hanya bertumpu pada energi dan intensitas, tetapi juga menyimpan cerita tentang kerapuhan manusia dalam menghadapi masa lalu.

Single ini dijadwalkan dirilis pada 11 November 2026 melalui Alpha Omega Records di berbagai platform digital stores. (san/*) #foto dok. alpha omega records

Pos terkait

Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari lensabanten.co.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.