KOTA SERANG, LENSABANTEN.CO.ID – Berdasarkan catatatan Pemkot Serang, faktor ekonomi, masalah keluarga dan bullying menjadi penyebab pelajar di Kota Serang banyak yang putus sekolah.
Pemkot Serang mengetahui ada 133 pelajar dari jenjang SD, SMP dan SMA yang telah putus sekolah.
“Ada beberapa faktor ya, 80 persen dari faktor ekonomi, 30 persen ada anak yang catat, kemudian juga ketika masuk sekolah ada yg dibully dan banyak alasan lainnya hingga masalah keluarga,” katan Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) kota Serang Tubagus Agus Suryadin.
Terkait hal tersebut, Wali Kota Serang Syafrudin ikut bersuara bahwasannya saat ini pihaknya akan menggencarkan program gerakan aje kendor sekolah untuk anak tidak sekolah.
Kata Syafrudin, hal itu sesuai dengan visi dan misi dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan di Kota Serang.
“Sekolah aje kendor ini menampung masyrakat yang putus sekolah baik SD, SMP dan SMA jadi yang putus sekolah ini dapat kembali melanjutkan sekolahnya,” katanya.
Untuk usia sekolah nantinya akan masuk ke sekolah biasa, sedangkan yang diluar usia sekolah maka dapat mengikuti paket A,B dan C.









