TANGERANG, LENSABANTEN.CO.ID – Jenama streetwear asal Bali, Future Loundry, kembali membuat gebrakan di Jakarta Fashion & Food Festival (JF3) 2024 dengan menghadirkan koleksi terbarunya yang bertajuk “Deepscroll Healing”.
Didirikan oleh seniman Ican Harem, Future Loundry dikenal dengan pendekatannya yang unik dalam dunia fashion. Sebanyak 70 persen karya mereka berasal dari barang bekas, mencerminkan gerakan subkultur Indonesia yang mereka bawa.
Ican Harem memulai inisiatif ini dengan nama ‘Harem’, yang menitikberatkan pada fashion DIY dan pembuatan merchandise untuk musisi dan brand, baik lokal maupun internasional.
Manda Pinky, salah satu perwakilan Future Loundry, menjelaskan pertimbangan mereka dalam berpartisipasi di JF3 tahun ini.
“Kami selalu melihat JF3 sebagai tempat yang representatif. Ini adalah tempat pertama kali kami debut di Indonesia. JF3 memberikan standar dan juga konsisten di kancah global,” ujar Manda, Minggu, 4 Agustus 2024.
Konsep fashion show malam ini sangat menarik, diawali dengan pencarian judul sebelum diterjemahkan ke dalam desain.

“Karena kami merasa, semakin kita punya judul baru, kita bisa merespon prosesnya dengan lebih baik. Yang luar biasa adalah saat gladi resik tadi, lampu, suara, dan model semua terasa sangat sesuai dengan identitas kami,” jelas Manda.
Ican Harem menambahkan bahwa sebagian besar pakaian mereka dibuat dari bahan bekas. “Contohnya, kalung ini berasal dari kemasan makanan cepat saji yang saya keringkan dan dijadikan aksesori,” kata Ican.
Proses persiapan pertunjukan ini memakan waktu satu bulan setengah, menampilkan 53 koleksi untuk pertama kalinya di Indonesia. “Kami ingin memberikan presentasi yang belum pernah kalian lihat sebelumnya,” pungkas Ican.
Future Loundry kini telah memantapkan dirinya di dalam skena underground secara global. Saat ini, koleksi Future Loundry tersedia di Tokyo, Amsterdam, Singapura, dan Berlin.









