Gudang Sparepart Kendaraan Terbakar di Pakuhaji, Polisi Pastikan Nihil Korban Jiwa

TANGERANG, LENSABANTEN.CO.ID – Kebakaran melanda sebuah gudang sparepart atau aksesoris kendaraan roda empat di wilayah Pakuhaji, Kabupaten Tangerang, pada Senin sore. Peristiwa tersebut pertama kali dilaporkan oleh pihak pengelola Laksana PLP sekitar pukul 16.00 WIB.

Wakapolsek Pakuhaji Polres Metro Tangerang Kota, IPTU Budi Santoso, mengatakan pihak kepolisian langsung mendatangi lokasi setelah menerima laporan. Hasil pengecekan di lapangan memastikan bahwa kebakaran memang benar terjadi.

Bacaan Lainnya

“Tadi kami mendapat laporan pihak pengelola Laksana PLP pukul 16.00, kemudian kami bersama anggota mengecek lokasi ternyata betul. Yang terbakar informasinya Gudang Sparepart atau aksesoris kendaraan roda empat,” ujar IPTU Budi Santoso.

Ia menyampaikan hingga saat ini tidak ditemukan adanya korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan karena api belum sepenuhnya berhasil dipadamkan.

“Korban jiwa sementara nihil. Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak kami, kepolisian karena api memang seluruhnya belum bisa dipadamkan,” jelasnya.

Dalam proses pemadaman, petugas gabungan diterjunkan untuk menangani kebakaran tersebut. Sebanyak tujuh unit armada pemadam kebakaran Kabupaten Tangerang dibantu personel kepolisian dan TNI dikerahkan ke lokasi.

“Pemadaman kebetulan tadi sudah ada 7 unit Armada Damkar Kabupaten Tangerang bersama 7 personel kepolisian dan TNI,” kata Budi.

Ia menambahkan, penggunaan alat berat menjadi salah satu solusi untuk mengatasi kendala di lapangan. Tembok-tembok yang sulit dijangkau petugas pemadam terpaksa dibongkar agar api bisa lebih mudah dikendalikan.

“Alat berat itu dipergunakan untuk membongkar tembok-tembok yang tidak bisa dijangkau oleh Perugas Damkar karena kesulitan terhalang oleh tembok, sehingga dibongkar oleh alat berat agar lebih mudah memadamkan api. Itu salah satu dari kendala,” ungkapnya.

Menurutnya, kondisi api saat ini sudah mulai dapat dikuasai oleh petugas pemadam kebakaran. Proses yang tersisa tinggal memastikan api benar-benar padam secara menyeluruh.

“Kalau kita lihat sudah dikuasai oleh Petugas Damkar, hanya tinggal pemadaman api saja,” tutup IPTU Budi Santoso.

Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan pemantauan dan penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab kebakaran tersebut. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan tidak mendekati lokasi hingga situasi benar-benar dinyatakan aman.

Pos terkait

Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari lensabanten.co.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.