KOTA TANGERANG, LENSABANTEN.CO.ID – Bulan November ditanggal 25 ditetapkan menjadi hari Guru Nasional di Indonesia. Penetapan hari tersebut sebagai bentuk penghargaan bagi guru yang merupakan pahlawan tanpa tanda jasa. Hari Guru Nasional setiap tanggal 25 November berdasarkan Keputusan Presiden (KEPPRES) Nomor 78 Tahun 1994 tentang Hari Guru Nasional, oleh Presiden Soeharto.
Dalam hal ini SMK grafika menjadi salah satu sekolah yang memperingati peringatan hari Guru yang dimana di hari Senin (27/11/2023) seluruh guru yang menjadi bagian dari SMK Grafika menjadi petugas upacara pengibaran bendera, salah satunya yang menjadi pembina upacara adalah Hepriadi Zaicily. Saat ditemui, pak Hepri sapaan nya mengaku sangat senang dan terharu atas penghargaan yang diberikan oleh murid-murid nya salam rangka memperingati hari Guru Nasional.
“Saya sangat bangga dan terharu saat diminta pada hari ini yang menjadi petugas upacara pengibaran bendera adalah dari seluruh guru-guru yang berada dilingkungan SMK Grafika, ini menjadi suatu penghargaan bagi kami selaku insan pendidik dan motivasi juga untuk selalu semangat dalam memberikan pengajaran yang terbaik bagi seluruh murid khususnya di SMK Grafika ini”. Ungkapnya
SMK Grafika saat ini dibawah kepemimpinan Kepala Sekolah, Dwi Septiani, S.T., Gr. merupakan salah satu SMK Pusat Keunggulan 2023 di Kota Tangerang, di SMK ini memiliki 4 konsentrasi keahlian yaitu MPLB (Manajemen Perkantoran & Layanan Bisnis), TSM (Teknik Sepeda Motor), TG (Teknik Grafika) dan DKV (Desain Komunikasi Visual).

“SMK Grafika saat ini merupakan salah satu SMK unggulan yang ada di Kota Tangerang, kita memiliki 4 Jurusan diantaranya MPLB (Manajemen Perkantoran & Layanan Bisnis), TSM (Teknik Sepeda Motor), TG (Teknik Grafika) dan DKV (Desain Komunikasi Visual)”. Tambahnya
Pak Hepri mengucapkan selamat hari guru bagi bapak ibu guru di seluruh Indonesia, dan mengajak untuk sama sama menjadi Guru yang profesional dan selalu menjunjung tinggi nilai Tut Wuri Handayani.
“Selamat hari guru Nasional bagi rekan rekan guru yang ada di seluruh wilayah Indonesia, tetap semangat, profesional dan selalu menjunjung tinggi slogan Tut Wuri Handayani bagi anak-anak Indonesia”. Tutupnya
Peringatan hari Guru Nasional di Indonesia diperingati dengan berbagai macam bentuknya, apapun bentuk kegiatannya, hal itu semua tetap menjadi satu tujuan yaitu menghargai jasa para Guru di Indonesia sebagai pahlawan tanpa tanda jasa yang terus mencerdaskan anak anak Indonesia









