Indonesia Mulai Mengirim Bantuan Kemanusian untuk Palestina

Presiden Joko Widodo di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta. Pemerintah akan segera berkoordinasi dan menyiapkan pengiriman bantuan tahap berikutnya. Foto : Muchlis Jr - Biro Pers Sekretariat Presiden

JAKARTA, LENSABANTEN.CO.ID  –  Pemerintah Indonesia mengirimkan tahap pertama bantuan kemanusiaan untuk Palestina. Presiden Joko Widodo secara resmi melepas bantuan ini di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta. Melihat semangat tinggi masyarakat Indonesia untuk membantu rakyat Palestina, Pemerintah akan segera berkoordinasi dan mempersiapkan pengiriman tahap berikutnya.

“Kami melihat semangat besar yang ada di masyarakat, lembaga swadaya masyarakat, dan dunia usaha untuk memberikan bantuannya. Oleh karena itu, kami akan terus mengkoordinasikan upaya ini, meskipun kami menyadari bahwa pengiriman ke Palestina bukanlah tugas yang mudah. Namun, kami sangat terbuka dan berharap tahap kedua dapat dilaksanakan sesegera mungkin,” ungkap Presiden Jokowi setelah pelepasan bantuan.

Bacaan Lainnya

Presiden Jokowi menjelaskan bahwa tahap pertama bantuan telah dikirimkan menggunakan dua pesawat TNI AU dengan total berat 21 ton pada hari itu, sementara sisanya, sekitar 30 ton, akan dikirimkan melalui pesawat kargo dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta besok (05/11/2023). Bantuan ini akan tiba di Bandara El Arish, Mesir, setelah melalui antrean di Jeddah, Arab Saudi.

“Dari sini, bantuan akan dilanjutkan melalui Jeddah, di mana kami akan menunggu giliran untuk masuk ke El Arish. Setelah itu, bantuan akan diangkut ke Gaza,” tambahnya, Sabtu 4 November 2023.

Bantuan tahap pertama mencakup barang-barang yang sesuai dengan kebutuhan penduduk Gaza, termasuk peralatan penyaringan air minum. Selain itu, juga disertakan alat-alat medis, obat-obatan, dan bahan makanan.

Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi menjelaskan dalam kesempatan terpisah bahwa Wakil Menteri Luar Negeri, Pahala Mansuri, akan memimpin pengiriman bantuan tahap pertama dan bersamaan dengan dua pesawat pengangkut bantuan. Menlu juga menyatakan bahwa pemerintah sedang mempersiapkan pengiriman tahap kedua, termasuk peralatan kesehatan yang lebih besar.

“Tahap kedua, sebagaimana disampaikan oleh Presiden, dalam tahap persiapan, termasuk pengadaan peralatan kesehatan yang besar. Kami sangat memperhatikan pelayanan kesehatan di lapangan, yang tentunya harus sesuai dengan kebutuhan di sana, yang terkadang tidak mudah,” kata Menlu.

Menlu juga menekankan bahwa beberapa peralatan medis sedang dipesan karena stoknya tidak tersedia. Begitu barang-barang tersebut tersedia, pemerintah akan segera mengirimkannya bersama dengan bantuan lainnya pada pengiriman tahap kedua.

“Kami belum dapat memastikan kapan, tetapi barang-barang, terutama peralatan kesehatan, telah mulai dipesan. Kami akan mengirimkannya secepat mungkin begitu persediaannya siap,” terangnya.

Pos terkait

Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari lensabanten.co.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.