Kamila Andini Kembali Bawa Film Indonesia ke Festival Film Internasional

foto dok. forka films
foto dok. forka films

JAKARTA, LENSABANTEN.CO.ID – Kamila Andini kembali mengeksplorasi dunia sinema melalui film terbarunya, “Empat Musim Pertiwi”. Film produksi Forka Films ini menawarkan perpaduan sejumlah genre yang belum pernah disentuh Kamila dalam skala produksi sebelumnya.

“Empat Musim Pertiwi” menggabungkan psychological drama, sci-fi, magical realism, western, hingga misteri. Perpaduan tersebut menjadi salah satu daya tarik utama film yang dibintangi Putri Marino, Arya Saloka, Christine Hakim, dan Hana Pitrashata Malasan.

Bacaan Lainnya

Eksplorasi genre tersebut semakin kuat dengan pemilihan Gunung Bromo sebagai latar utama. Lanskap alam yang luas dan megah menjadi bagian penting dalam membangun atmosfer cerita.

Kamila Andini menjelaskan bahwa pemilihan Bromo dilakukan secara sengaja untuk menghadirkan kontras antara alam dan teknologi.

“Ini adalah metafora yang kuat untuk perjalanan karakter saya. Alam yang megah, namun bisa terasa sangat isolatif,” ujar Kamila.

Dalam film ini, kehadiran teknologi tidak digambarkan secara hitam putih. Teknologi dapat memberikan kekuatan dan peluang bagi manusia, tetapi pada saat yang sama juga memiliki potensi untuk membawa dampak destruktif.

Pendekatan tersebut membuat “Empat Musim Pertiwi” tidak hanya mengandalkan keindahan visual, tetapi juga menghadirkan eksplorasi mengenai karakter dan lingkungan tempat mereka berada.

Film ini juga mendapat dukungan dari deretan sineas berpengalaman. Produser Ifa Isfansyah menjadi salah satu sosok penting dalam produksi sekaligus mempertemukan kembali para kreator yang sebelumnya bekerja dalam serial fenomenal “Gadis Kretek”.

Sebelum menyapa penonton Indonesia, “Empat Musim Pertiwi” akan lebih dahulu menggelar World Premiere di Toronto International Film Festival 2026. Dengan judul internasional “Four Seasons In Java”, film tersebut masuk dalam program Centrepiece.

TIFF 2026 dijadwalkan berlangsung pada 10–20 September 2026. Bagi Kamila, festival tersebut bukan tempat yang asing. Film “Yuni” sebelumnya berhasil meraih Platform Prize pada TIFF 2021.

Setelah perjalanan festivalnya, “Empat Musim Pertiwi” akan hadir untuk penonton Indonesia. Film ini dijadwalkan tayang serentak di bioskop Tanah Air mulai 8 Oktober 2026. (san/*) #foto dok. forka films

Pos terkait

Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari lensabanten.co.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.