Kementerian Perdagangan RI dan PPI Dunia Luncurkan Komunitas Ekspor Melbourne

Kementerian Perdagangan RI dan PPI Dunia Luncurkan Komunitas Ekspor Melbourne.Foto oleh Tiff

JAKARTA, LENSABANTEN.CO.ID – Kementerian Perdagangan bekerja sama dengan Atase Perdagangan RI di Canberra dan Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Dunia telah meluncurkan Komunitas Ekspor Melbourne. Acara peluncuran, yang bertajuk ‘Bincang Atase Perdagangan x Ngopi Bareng CEO’, berlangsung secara hibrida di Melbourne, Australia, pada Kamis (25/01). Turut hadir dalam acara ini CEO Import United Ausindo Pty Ltd, Michael Samsir, dan CEO Navanti Holdings, Ivan Tandyo.

Atase Perdagangan RI di Canberra, Agung Haris Setiawan, menjelaskan bahwa Komunitas Ekspor Melbourne bertujuan menjadi pusat informasi, edukasi, dan fasilitas ekspor bagi diaspora pelajar Indonesia di Australia. Tujuannya adalah untuk meningkatkan pengetahuan pasar dan mempercepat penetrasi ekspor produk Indonesia di Australia.

Bacaan Lainnya

Haris menegaskan bahwa terbentuknya Komunitas Ekspor Melbourne merupakan langkah konkret bagi mahasiswa Indonesia di Australia untuk melakukan pergerakan kolektif yang memudahkan aktivitas usaha para pengekspor pemula. Dukungan dari pelaku usaha seperti Import United Ausindo dan Navanti Holdings diharapkan dapat mendorong semangat para pelajar dalam mendukung ekspor produk Indonesia.

“Salah satu kemudahan yang akan didapatkan Komunitas Ekspor Melbourne adalah dukungan dari para pelaku usaha.Seperti dukungan dari Import United Ausindo dengan fasilitasi gudang eksportirdan juga dari Navanti Holdings yang berupadukungan permodalan.Hal inidiharapkansemakin memacu semangat diaspora pelajar Indonesia untuk mendukung ekspor produk Indonesia dan memantik pergerakan serupa oleh para diaspora pelajar pengekspordi negara lain,” ujar Haris melansir dari laman Kemendag.go.id, Sabtu 27 Januari 2024.

Amelia Devi Prasanti, Kepala Bidang Penguatan Bilateral PPI Dunia, yang juga mahasiswi tugas belajar di Kementerian Perdagangan, menambahkan bahwa pelajar Indonesia di luar negeri memiliki potensi besar sebagai duta ekspor yang mampu membuka jaringan kerja sama perdagangan antara Indonesia dengan berbagai negara. Terbentuknya komunitas ekspor ini adalah salah satu upaya PPI Dunia untuk merealisasikan hal tersebut.

Taufiqurrahman Alim, Koordinator Komunitas Ekspor Melbourne yang juga mahasiswa S2 di University of Melbourne, menjelaskan bahwa Komunitas Ekspor Melbourne akan dimanfaatkan oleh para pelajar Indonesia di Australia untuk bertukar informasi seputar tata cara ekspor dan mencari relasi atau pembeli potensial. Komunitas ini diharapkan dapat menjadi wadah bagi pelajar yang berminat menjadi pengekspor namun belum memiliki pengetahuan dan pengalaman yang cukup.

Peresmian Komunitas Ekspor Melbourne merupakan implementasi lanjutan dari kegiatan Duta Ekspor yang dilakukan bersama Wakil Menteri Perdagangan di Canberra beberapa waktu lalu. Kegiatan ini diinisiasi oleh Presiden PPI Australia 2022/2023, Yudhi Hartawan, dan Presiden PPI Selandia Baru 2023/2024, Radya Mahardika, yang merupakan mahasiswa tugas belajar di Kementerian Perdagangan.

Data perdagangan Indonesia-Australia periode Januari—November 2023 menunjukkan bahwa nilai perdagangan mencapai USD 11,23 miliar. Ekspor Indonesia ke Australia sebesar USD 2,85 miliar, sementara impor Indonesia dari Australia sebesar USD 8,37 miliar.

 

BACA  JUGA  :

 

Pos terkait

Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari lensabanten.co.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.