KOTA TANGERANG, LENSABANTEN.CO.ID — Ketua DPRD Kota Tangerang, Rusdi Alam, menyuarakan pandangannya terkait temuan dari Badan Kehormatan DPRD Kota Tangerang. Sekarang, ia telah mengambil langkah untuk menyerahkan sanksi kepada anggota dewan yang terlibat kepada partai politik yang bersangkutan.
Rusdi Alam, Ketua DPRD Kota Tangerang, menyatakan bahwa secara prinsip, bersama Badan Kehormatan DPRD, pihaknya telah melakukan pemeriksaan terhadap anggota dewan yang dilaporkan dalam kasus tersebut.
“Kalau prinsipnya kan teman-teman sudah mengklarifikasi di BK terkait aduan-aduan yang ada. Beberapa pihak sudah dipanggil dan memang dari hasil teman-teman di BK itu menyatakan benar adanya dari aduan-aduan yang ada. Ini kan tidak menyangkut dengan bicara tanggung jawab dan dia selaku anggota DPRD,” ujarnya Rabu 9 Juli 2025.
Rusdi mengatakan, kasus tersebut lebih dominan pada kejadian sebelum oknum dewan tersebut menjadi anggoa DPRD.
“Karena posisinya saat ini anggota DPRD mencuatlah. Ranahnya menjadi ranah hukum kalau memang ada kasus pidana dan perdata.
Kalau kemudian penindakan terhadap oknum tersebut menjadi ranah feraksinya masing-masing,” imbuhnya.
“Karena kita tidak bisa juga. Dasar itu kemudian ada upaya pemberian sanksi kepada yang bersangkutan. Kecuali ada proses di internal fraksinya atau dipartanya yang kemudian mendorong satu sanksi dalam bentuk apapun ya terhadap yang bersangkutan,” tambahnya.
Politisi Partai Golkar ini menyebut jika merujuk hasil pemeriksaan BK, dirinya melihat kasus tersebut bersifat perdata.
“Saya melihat ada perdata ya. Kalaupun dari perdata itu ada sebuah janji ataupun ada sebuah MOU, ada bentuk janji pembayaran yang bentuknya misalnya dia mengeluarkan cek, saya sih belum tahu. Karena hal ini yang diadukan semua perdata. Tapi peluang perdata menjadi pidana, ya tentu juga bisa jadi,” tambahnya.
Rusdi pun enggam mengungkap inisial oknum anggota dewan tersebut secara lengkap.
“Aduan banyak, salah satunya terkait sama Bapak Bambang Suwando. Kasusnya ini sebelum beliau menjadi anggota DPRD, ini mencuat karena persoalan hal ini dia sendiri mengemban amanat sebagai jabatan politik. Kalau misalnya dia enggak sih ya enggak bakal rame juga,” pungkasnya.










