Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang, Maryono, menjelaskan bahwa penyusunan rencana kontijensi banjir ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi risiko serta merencanakan langkah-langkah mitigasi dalam menghadapi kemungkinan banjir di Kota Tangerang.
“Penyusunan Rencana Kontijensi Banjir di Kota Tangerang sudah dimulai. Ini adalah langkah yang sangat penting sebagai persiapan untuk respons cepat dan efektif, terutama dalam menghadapi potensi banjir pada musim hujan mendatang,” kata Maryono pada Rabu, 15 November 2023.
Maryono menegaskan bahwa proses penyusunan ini melibatkan berbagai lembaga dan pelaku penanggulangan bencana, termasuk BPBD Kota Tangerang, Sekretariat Daerah Kota Tangerang, Dinas PUPR Kota Tangerang, DLH Kota Tangerang, Dinsos Kota Tangerang, Dinkes Kota Tangerang, Dinas Perkim Kota Tangerang, Diskominfo Kota Tangerang, Dishub Kota Tangerang, Satpol PP Kota Tangerang, dan perwakilan dari BPBD dan Dinas PUPR Provinsi Banten.
“Rencana Kontijensi Banjir yang berhasil disusun akan menjadi pedoman bersama dalam menerapkan berbagai strategi penanganan banjir, jika memang terjadi,” tambahnya.
Penyusunan Rencana Kontijensi Banjir di Kota Tangerang direncanakan selesai dalam waktu dekat, sebagai langkah responsif untuk mengantisipasi potensi banjir yang sering melanda beberapa wilayah di Kota Tangerang.
Terpisah Ketua Tagana Kota Tangerang, Fathurrohman menyampaikan sebanyak 141 pasukan telah bersiaga dalam menghadapi kemungkinan cuaca ekstrem.
“Pasukan telah dipersiapkan ada Tagana Muda sebanyak 28 orang, serta Tagana Senior ada 40, dan untuk total keseluruhannya ada 141. Mereka telah dilatih dalam penanganan pengungsi, seperti menyiapkan dapur umum, serta melakukan monitoring ke wilayah rawan bencana,” ucap Fathur.