Kiat Membangun Koperasi Berkelanjutan ala Koperasi Merah Putih Poris Plawad

Kiat Membangun Koperasi Berkelanjutan ala Koperasi Merah Putih Poris Plawad
Ketua Koperasi Kelurahan Merah Putih Poris Plawad, Fajar Rusman, menekankan bahwa jiwa sosial, integritas, dan strategi komunikasi yang efektif menjadi kunci utama dalam menggerakkan roda ekonomi kerakyatan tersebut.

KOTA TANGERANG, LENSABANTEN.CO.ID — Membangun koperasi yang kokoh dan berkelanjutan memerlukan fondasi yang lebih dari sekadar modal finansial. Ketua Koperasi Kelurahan Merah Putih Poris Plawad, Fajar Rusman, menekankan bahwa jiwa sosial, integritas, dan strategi komunikasi yang efektif menjadi kunci utama dalam menggerakkan roda ekonomi kerakyatan tersebut.

Menurut Fajar, prinsip dasar dalam membangun koperasi adalah menanamkan semangat tanpa pamrih dan keikhlasan di antara para pengurus serta anggota.

Bacaan Lainnya

“Pertama harus punya jiwa sosial dan mau bekerja tanpa pamrih. Kita harus merangkul warga yang memiliki frekuensi dan semangat sosial yang sama, sehingga tercipta kepercayaan (trust) yang kuat sejak awal,” ujar Fajar di Tangerang, Senin 6 Juni 2026.

Ia menjelaskan bahwa kepercayaan merupakan aset terpenting yang harus dibangun. Hal ini bisa dicapai dengan bersikap inklusif dan tidak menjaga jarak dengan siapapun. Fajar menegaskan agar pengurus koperasi menghindari sikap pilih kasih atau merendahkan pihak tertentu, karena hal tersebut akan menentukan bagaimana masyarakat menilai integritas koperasi.

BACA JUGA  : Mencari Ruang Rapat Dekat Bandara? Citadines Connect Airport Jakarta Tawarkan Fasilitas Fleksibel

Terkait aspek operasional dan permodalan, Fajar membagikan kiat strategis dengan memanfaatkan sistem konsinyasi guna meminimalkan risiko modal di awal. Pengurus koperasi didorong untuk menjalin kerja sama dengan pelaku usaha lokal, seperti penyedia katering atau warung, untuk memperoleh komoditas dagang tanpa harus mengeluarkan modal besar di tahap awal.

“Kita bisa melakukan sistem konsinyasi. Kita cari penyedia barang, lalu kita tawarkan sistem kerja sama. Jika barang terjual, kita bayar. Kuncinya adalah menepati janji pembayaran sesuai kesepakatan agar kepercayaan mitra tetap terjaga,” jelasnya.

Fajar menambahkan, setelah mendapatkan barang, langkah selanjutnya adalah mengekspos kegiatan tersebut kepada anggota untuk membuktikan bahwa koperasi benar-benar aktif beroperasi. Meskipun hanya memulai dengan skala kecil, seperti menyediakan lima komoditas kebutuhan pokok, langkah nyata ini akan meningkatkan kepercayaan anggota terhadap kemampuan pengurus dalam mengelola usaha.

BACA JUGA  : Mencari Ruang Rapat Dekat Bandara? Citadines Connect Airport Jakarta Tawarkan Fasilitas Fleksibel

Selain itu, Fajar menyoroti pentingnya strategi komunikasi dalam menarik minat masyarakat. Meski jika lokasi usaha tidak berada di titik yang strategis, pengurus tetap bisa menjalankan strategi pemasaran agar koperasi menjadi tempat yang diminati warga untuk berbelanja.

“Yang penting adalah bagaimana kita menunjukkan bahwa kepengurusan ini mampu mengolah dan menjalankan unit usaha. Jika kredibilitas sudah terbentuk, masyarakat akan dengan sendirinya tertarik untuk bergabung dan berpartisipasi,” pungkasnya.

Pos terkait

Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari lensabanten.co.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.