KOTA TANGERANG, LENSABANTEN.CO.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang menerima kunjungan peserta Studi Lapangan (Stula) yang terdiri dari 40 peserta Pelatihan Kepemimpinan Pengawas (PKP) dan 40 peserta Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) di Lingkup Provinsi Banten. Kunjungan ini berlangsung di Ruang Rapat Akhlakul Karimah, Pusat Pemerintahan Kota Tangerang.
Rombongan Stula dipimpin oleh Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD) Provinsi Banten, Untung Saritomo, dan diterima langsung oleh Wali Kota Tangerang, Arief R. Wismansyah.
Dalam penjelasannya, Untung mengungkapkan bahwa Kota Tangerang dipilih sebagai lokus Stula PKP dan PKA karena kota ini telah berhasil menerapkan Reformasi Birokrasi (RB) dengan sukses. Para peserta Stula diharapkan dapat mempelajari model inovasi yang telah diterapkan di Kota Tangerang, terutama terkait dengan pencapaian RB Tematik.
“Indikator RB Tematik menunjukkan bahwa Kota Tangerang memiliki penurunan penduduk miskin ekstrem terbesar di antara delapan kota dan kabupaten di Provinsi Banten. Ini adalah prestasi yang patut dicontoh. Selain itu, realisasi investasi di Kota Tangerang pada triwulan pertama tahun 2023 adalah yang tertinggi di Provinsi Banten,” ungkap Untung, 14 September kemarin.
Selain penurunan kemiskinan, Kota Tangerang juga berhasil menekan angka stunting dan tingkat inflasi yang rendah. Capaian ini telah memberikan kota ini pengakuan positif dalam bentuk 48 penghargaan untuk program-program inovatif dalam pelayanan kepada masyarakat.
Wali Kota Tangerang, Arief R. Wismansyah, juga memaparkan berbagai program RB Tematik yang telah berhasil diterapkan di kota ini. Program-program ini termasuk dalam konsep “Terstruktur, Masif, dan Sistematis” (TMS) yang terintegrasi dengan baik melalui berbagai inisiatif seperti bedah rumah, Universal Health Coverage (UHC), Tangerang Emas, Virtual Job Fair, sekolah gratis baik negeri maupun swasta, dan program lainnya yang dikelola melalui Super App Tangerang Live dan Tangerang Ayo.
Arief memberikan pesan kepada peserta Stula agar mereka dapat menerapkan dan mengimplementasikan ilmu yang mereka peroleh selama pelatihan ini di lingkup kerja masing-masing.
“Segala sesuatu memerlukan proses yang panjang. Saya yakin, dengan pengetahuan dan pengalaman yang Anda dapatkan, Anda dapat berkontribusi untuk kemajuan daerah Anda dan juga kemajuan negara kita,” pesannya.
Kunjungan para peserta Stula ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi kabupaten dan kota di Provinsi Banten dalam menerapkan praktik terbaik dalam reformasi birokrasi.
BACA JUGA :









