KOTA TANGERANG, LENSABANTEN.CO.ID – Suasana penuh semangat dan kegembiraan mewarnai kawasan Kali Pasir, Kota Tangerang, pada Sabtu, 31 Mei 2025.
Ratusan warga memadati bantaran sungai untuk menyaksikan lomba Perahu Naga dan Perahu Papak yang menjadi puncak acara Festival Peh Cun 2576, diselenggarakan oleh Perkumpulan Boen Tek Bio Kota Tangerang.
Perlombaan yang digelar di sekitar area Toa Pe Kong Air, tidak jauh dari klenteng tertua di Kota Tangerang, Boen Tek Bio, ini menjadi daya tarik utama sekaligus penutup dari rangkaian tradisi tahunan masyarakat Tionghoa.
Kegiatan tersebut tidak hanya melibatkan warga keturunan Tionghoa, tetapi juga menarik partisipasi dari komunitas lokal lintas etnis dan usia. Tercatat, sebanyak 28 tim ambil bagian dalam perlombaan ini, yang terdiri dari berbagai kelompok masyarakat, komunitas olahraga air, hingga instansi lokal.
Deretan perahu hias dengan kepala naga warna-warni tampak berlomba-lomba menyusuri aliran Sungai Cisadane yang telah dibersihkan dan dihias khusus untuk ajang ini. Sorak sorai penonton dan suara genderang menambah semarak suasana. Para peserta lomba tampak kompak mendayung dengan semangat tinggi.
Ketua panitia Peh Cun 2576, Herlina Wati, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk pelestarian budaya sekaligus ajang mempererat persaudaraan antarwarga.
“Lomba perahu ini bukan sekadar pertandingan, tetapi bagian dari tradisi yang sudah diwariskan turun-temurun. Kami ingin generasi muda juga bisa merasakan dan menghargai nilai-nilai budaya ini,” ujarnya.
Peserta lomba berasal dari berbagai wilayah di Kota Tangerang dan sekitarnya. Mereka telah berlatih jauh-jauh hari untuk mengikuti lomba tahunan yang dikenal cukup kompetitif ini. Selain adu kecepatan, para peserta juga dinilai dari kekompakan dan keharmonisan saat mendayung.
Salah satu peserta lomba, Andi (35), mengaku bangga bisa ikut serta dalam ajang budaya tersebut.
“Saya sudah ikut lomba ini sejak tiga tahun terakhir. Selain seru, ini juga momen untuk membangun kebersamaan tim dan mengenal lebih dekat budaya leluhur,” ucapnya.
Festival Peh Cun sendiri merupakan perayaan budaya masyarakat Tionghoa yang jatuh setiap tanggal 5 bulan 5 dalam kalender Imlek.
Dengan suksesnya penyelenggaraan Festival Peh Cun tahun ini, Kota Tangerang kembali menunjukkan komitmennya sebagai kota yang menjunjung tinggi keberagaman budaya dan toleransi antarumat beragama.








