TANGERANG, LENSABANTEN.CO.ID- Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Buddhi Dharma (UBD) menggelar kegiatan launching book dan pameran foto bertajuk “Street Photography” pada Senin, 12 Januari 2026. Kegiatan ini menampilkan karya mahasiswa semester 3 dalam mata kuliah Fotografi yang dilaksanakan pada sesi pagi dan malam hari.
Sebanyak 20 buku dan 40 foto dipamerkan dalam kegiatan tersebut. Seluruh karya merupakan hasil tugas Ujian Akhir Semester (UAS) mahasiswa Ilmu Komunikasi semester 3 yang diampu oleh Dosen Ilmu Komunikasi UBD, Alfian Pratama, S.Sos., M.I.Kom.
Kegiatan ini juga diresmikan langsung oleh Rektor Universitas Buddhi Dharma, Dr. Limajatini, S.E., M.M., B.K.P., bersama jajaran pimpinan kampus yang terdiri dari Kepala Perpustakaan, Dekan Fakultas Sosial dan Humaniora, Ketua Program Studi Ilmu Komunikasi, serta Kepala Biro Kemahasiswaan.
Pameran foto dan peluncuran buku ini menjadi bagian dari rangkaian acara Kokom Insight 2026. Karya yang ditampilkan merepresentasikan berbagai potret kehidupan jalanan yang diabadikan dari sudut pandang mahasiswa.
Tema “Street Photography” dipilih untuk menggambarkan realitas sosial di ruang publik. Tema tersebut dinilai relevan dengan pendekatan visual dalam dunia komunikasi.
Salah satu karya yang dipamerkan merupakan foto hasil karya mahasiswa Ilmu Komunikasi UBD semester 3, Dzakiyyah Rahmahwati. Foto tersebut mengangkat makna kemandirian atau berdikari dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam foto itu tergambar seorang anak muda yang mendorong gerobak dagang di jalanan basah sebagai simbol kerja keras dan usaha bertahan hidup di tengah kondisi perkotaan.
“Foto ini ingin menunjukkan bahwa berdikari bukan sekadar bertahan hidup, tetapi tentang tanggung jawab dan ketekunan untuk terus melangkah meski dalam keterbatasan,” ujar Dzakiyyah Rahmahwati.

Ia menambahkan bahwa objek dalam foto tersebut tidak digambarkan sebagai sosok yang menunggu bantuan. Menurutnya, visual itu menegaskan kemampuan individu dalam menciptakan peluang secara mandiri.
“Saya melihat kemandirian sebagai sikap tidak bergantung pada keadaan, melainkan berani mengambil peran untuk mengubah hidup sendiri. Foto tersebut diambil di kawasan Pasar Lama, Kota Tangerang, pada 1 Januari 2026,” katanya.
Selain karya foto, mahasiswa Ilmu Komunikasi semester 3, Valencia Alena, turut mempersembahkan karya buku berjudul Behind The Lens. Buku tersebut menjadi bagian dari 20 buku yang diluncurkan dalam kegiatan pameran ini.
“Karya tersebut diterbitkan melalui Setengah Digi, sebuah ruang kreatif yang menjadi wadah untuk bereksperimen dengan ide, inovasi, dan hal-hal baru. Melalui setiap video dan foto yang dihasilkan, Setengah Digi berupaya menghadirkan konten yang informatif, menarik, dan dapat dinikmati oleh berbagai kalangan,” tutur Valencia.
“Setengah Digi meyakini bahwa kreativitas tidak memiliki batas. Melalui photobook Behind The Lens, mereka ingin mengajak publik untuk ikut dalam perjalanan kreatif yang dituangkan melalui medium visual,” lanjut Valencia.
Ketua Umum Kokom Insight, Rey, menilai kegiatan ini penting sebagai jembatan antara teori dan praktik. Menurutnya, kegiatan tersebut turut memperkuat proses pembelajaran mahasiswa di bidang komunikasi visual.
“Kegiatan ini menjadi ruang pembelajaran yang relevan sekaligus mendorong mahasiswa untuk lebih kritis dan kreatif dalam menyampaikan pesan visual,” ujar Rey.
Ia berharap kegiatan ini dapat memberikan dampak positif bagi mahasiswa ke depannya. Dampak tersebut diharapkan mampu memperkaya perspektif mahasiswa dalam mengembangkan karya komunikasi visual.
“Kami berharap karya-karya ini dapat memicu kreativitas dan pemikiran kritis mahasiswa ke depannya,” pungkasnya.









