Materi pelatihan mencakup “Pembangunan Karakter”, “Motivasi dan Hypnotherapy”, serta “Workshop Wirausaha”. Joshua Yawan bersama tiga rekan mahasiswa MBKM Humanity Project Batch 4
LENSABANTEN.CO.ID – Universitas Multimedia Nusantara (UMN) bersama Gugus Mitigasi Lebak Selatan (GMLS) menggelar kegiatan “Niskala Entrepreneurship Camp 2024” di Pendopo Villa Hejo Kiarapayung, Panggarangan, Lebak, dari Rabu (08/05/2024) hingga Jumat (10/05/2024).
Camp ini bertujuan untuk melatih dan mengedukasi pemuda desa di Lebak Selatan tentang potensi-potensi wirausaha di sekitar mereka. Joshua Yawan, panitia penyelenggara, menjelaskan bahwa peserta dari berbagai desa mengikuti pelatihan intensif selama 3 hari 2 malam. Mereka belajar tentang memulai usaha sendiri untuk mendukung misi GMLS dalam membangun Resiliensi Masyarakat.
Materi pelatihan mencakup “Pembangunan Karakter”, “Motivasi dan Hypnotherapy”, serta “Workshop Wirausaha”. Joshua Yawan bersama tiga rekan mahasiswa MBKM Humanity Project Batch 4 merancang dan menyelenggarakan kegiatan ini.
Empat narasumber utama dari berbagai latar belakang memberikan materi, termasuk pendiri Jagabalai (Pembangunan Karakter), dosen UMN (Asesmen Risiko), sociopreneur (Motivasi), dan dosen Universitas Sahid Jakarta (Entrepreneurship Bootcamp).
Selain itu, hadir juga tokoh-tokoh penting seperti Kepala Bidang SDM dan Ekonomi Kreatif Pemerintah Kabupaten Lebak, Komite Ekraf, Ketua Asosisasi Pelaku Ekraf Lebak, dan lainnya.
Selama acara, peserta diajak untuk mengikuti simulasi pengolahan produk berbasis aren oleh Andhy Yuliandi dari Leekraf. Program ini diharapkan dapat terus dilakukan dan meningkatkan kapasitas pemuda Lebak melalui ekonomi kreatif.
Abah Lala, pendiri dan Ketua GMLS, menyatakan bahwa Niskala Camp akan menjadi agenda rutin dalam kolaborasi antara UMN dan GMLS untuk mencetak entrepreneur berkualitas dari Lebak Selatan. Mereka berencana menjadikan Niskala Camp sebagai event tahunan dengan tema berbeda untuk meningkatkan partisipasi peserta setiap tahunnya.









