KOTA TANGERANG, LENSABANTEN.CO.ID – Polisi mengungkap kasus tewasnya pasangan suami istri berinisial BK (70) dan RB (65) yang ditemukan di rumah mereka. Di samping jenazah sang suami, ditemukan dua bilah pisau.
“Kami menemukan dua buah pisau di samping laki-laki,” ungkap Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang Kota, Kompol David Y Kanitero, saat memberikan keterangan di RSUD Kabupaten Tangerang pada Kamis, 5 September kemarin.
David menjelaskan bahwa penyebab kematian masih dalam penyelidikan, meskipun keduanya ditemukan dengan luka tusukan. Kondisi rumah yang terkunci dari dalam juga menambah teka-teki dalam kasus ini. “Rumah korban terkunci dari dalam,” jelasnya.
Selain itu, tidak ada barang yang hilang maupun tanda-tanda perampokan. “Tidak ada barang yang hilang, rumah pun tidak berantakan,” tambah David.
Pasangan ini diketahui tidak memiliki anak dan hanya tinggal berdua di rumah tersebut. Hingga saat ini, penyelidikan masih berlangsung untuk mengungkap penyebab kematian mereka.
Warga sekitar Komplek Green Lake, Cipondoh, Kota Tangerang, gempar saat pasangan ini ditemukan tewas pada Kamis, 5 September pukul 11.00 WIB. Menurut Rudy (45), seorang tetangga, kecurigaan muncul karena keduanya tidak terlihat sejak Minggu, 1 September. “Terakhir kali terlihat hari Minggu, istri masih terlihat pagi, dan suami malamnya,” ujar Rudy.
Kecurigaan semakin kuat hingga akhirnya warga menghubungi RT/RW dan polisi untuk memastikan keberadaan pasangan tersebut. Awalnya, pintu rumah korban hendak dibuka paksa pada Rabu, 4 September, namun keluarga korban menolak. Pintu akhirnya dibongkar pada Kamis siang.
Rudy yang tidak ikut masuk ke dalam rumah menyebutkan bahwa bau busuk mulai tercium dari dalam rumah. “Bau busuk sudah sangat menyengat,” ujarnya.
Polisi segera tiba di lokasi setelah mendapat laporan warga. Saat ditemukan, RB berada di kasur dengan luka di dada, sementara BK ditemukan di ruang tamu dengan luka di perut. Dua bilah pisau ditemukan di samping BK.
Untuk mengungkap lebih lanjut, jenazah kedua korban dibawa ke RSUD Kabupaten Tangerang untuk diautopsi.










