TANGERANG, LENSABANTEN.CO.ID– Dengan penuh sukacita dan semangat pelayanan, Orang Muda Katolik (OMK) bersama Bina Iman Remaja (BIR) St. Paulus Paroki Kutabumi berhasil menuntaskan rangkaian Ziarah Porta Sancta ke sembilan paroki yang tersebar di sembilan dekenat wilayah Keuskupan Agung Jakarta (KAJ).
Kegiatan rohani ini menjadi pengalaman berharga sekaligus momentum memperdalam iman di Tahun Yubileum 2025, tahun rahmat istimewa yang hanya dirayakan setiap 25 tahun sekali oleh Gereja Katolik di seluruh dunia.
Porta Sancta atau Pintu Suci sendiri merupakan simbol pertobatan, pengampunan, dan rahmat Tuhan. Melalui perziarahan ini, umat Katolik diajak untuk membuka hati, memperbarui hidup, dan memperdalam relasi dengan Allah sebagai wujud nyata pertobatan dan iman.
Koordinator Wilayah St. Paulus Paroki Kutabumi, Elisabeth Heni A, menyampaikan rasa bangga dan apresiasi terhadap semangat kaum muda yang terlibat dalam kegiatan tersebut.
“Kegiatan Ziarah Porta Sancta yang diadakan oleh OMK dan BIR St. Paulus Paroki Kutabumi ini sangat kami dukung. Harapan kami, semoga OMK dan BIR terus terlibat aktif dalam pelayanan Gereja dan semakin berakar dalam iman,” ungkapnya pada Minggu, 26 Oktober 2025.
Sementara itu, Ketua Pelaksana Andreas S menuturkan bahwa ziarah ini bukan sekadar perjalanan fisik, melainkan juga perjalanan iman yang mendalam.

“Ziarah ini menguatkan iman dan spiritualitas anggota OMK dan BIR St. Paulus dalam rangka Tahun Yubileum 2025. Selain itu, kami juga ingin mengenal lebih dekat kehidupan menggereja di berbagai paroki, mempererat persaudaraan, serta membangun jejaring dan persahabatan dengan OMK dan BIR dari paroki lain di Keuskupan Agung Jakarta,” ujarnya.
Dengan mengusung tema “Melangkah dalam Kasih, Berakar dalam Iman: Perjalanan Yubileum OMK dan BIR St. Paulus Menjelajahi Simpul-Simpul Gereja Jakarta”, kegiatan ini mencerminkan semangat kaum muda Katolik untuk terus berjalan dalam kasih Kristus dan menjadi teladan positif bagi Gereja serta masyarakat.
Selama perjalanan, para peserta tidak hanya berziarah tetapi juga belajar memahami makna pelayanan, kebersamaan, dan keterlibatan aktif dalam hidup menggereja. Momen kebersamaan tersebut meninggalkan kesan mendalam yang memperkuat tekad mereka untuk terus bertumbuh dalam iman.
“Puji Tuhan, kami dapat menuntaskan perjalanan ke sembilan paroki di sembilan dekenat. Semoga semangat Yubileum ini terus hidup dalam hati dan pelayanan kami sebagai generasi muda Gereja,” tutup Andreas penuh sukacita.
Adapun sembilan paroki yang menjadi tujuan ziarah tersebut adalah:
1. Gereja Katolik Paroki Santo Arnoldus Janssen, Bekasi
2. Gereja Katolik Paroki St. Yohanes Maria Vianney, Cilangkap
3. Gereja Katolik Paroki Keluarga Kudus, Pasar Minggu
4. Gereja Katolik Paroki Santo Andreas Kim Tae Gon, Puspa Gading
5. Gereja Katedral Santa Perawan Maria Diangkat ke Surga, Jakarta
6. Gereja Katolik Paroki Kristus Salvator, Slipi
7. Gereja Katolik Paroki Santo Philipus Rasul, Kapuk, Teluk Gong
8. Gereja Katolik Paroki Santo Laurensius, Alam Sutera
9. Gereja Katolik St. Gregorius Agung, Paroki Kutabumi
Ziarah Porta Sancta ini menjadi bukti nyata bahwa semangat pelayanan dan iman kaum muda Katolik tetap menyala. Melalui perjalanan rohani ini, OMK dan BIR St. Paulus Paroki Kutabumi menunjukkan bahwa generasi muda Gereja mampu menjadi saksi kasih Kristus yang membawa terang dan harapan bagi sesama.









