KABUPATEN TANGERANG, LENSABANTEN.CO.ID – Pemerintah Kabupaten Tangerang berencana membentuk perpustakaan digital e-book di 246 desa sebagai upaya meningkatkan minat baca masyarakat, terutama di kalangan Generasi Z dan Generasi Alfa.
Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip (Disperpusip) Kabupaten Tangerang, Nurul Hayati, menjelaskan bahwa minat baca masyarakat di daerah Kabupaten Tangerang masih tergolong rendah, dengan survei terakhir menunjukkan hanya 48,5 persen penduduk yang aktif membaca.
Untuk mengatasi masalah ini, Pemkab Tangerang berinovasi dengan memperkenalkan perpustakaan berbasis digital atau e-book, yang telah dipelopori oleh Desa Sodong melalui kerja sama dengan penerbit Airlangga. Nurul berharap, perpustakaan digital ini akan memudahkan akses masyarakat terhadap bahan bacaan dan meningkatkan minat baca di daerah tersebut.
“Kami berencana untuk membentuk perpustakaan digital di 246 desa lainnya di Kabupaten Tangerang agar akses terhadap buku menjadi lebih mudah. Masyarakat dapat mengakses perpustakaan dari mana saja selama terhubung dengan admin,” ujar Nurul.
Meskipun perpustakaan fisik tetap tersedia, perpustakaan digital diharapkan dapat memberikan kemudahan yang lebih besar dan membantu mencapai target nasional minat baca yang diharapkan bisa menembus angka 70 persen.
Saat ini, perpustakaan berbasis digital tersebut sudah dipelopori oleh Pemerintah Desa Sodong yang bekerja sama dengan Airlangga selaku penerbit buku.










