Pemkot Tangerang akan Tambah Mesin RDF di 2025

KOTA TANGERANG, LENSABANTEN.CO.ID — Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang memaksimalkan pengolahan sampah menggunakan teknologi Refuse Derived Fuel (RDF) di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Rawa Kucing.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangerang, Wawan Fauzi dalam satu kesempatan menjelaskan, hingga hari ini Kota Tangerang memaksimalkan pengelolaan sampah dengan menggunakan 3 mesin RDF.

Bacaan Lainnya

“InsyaAllah tahun ini akan kita tambah mesinya, tapi sampai dengan saat ini terus kami evaluasi terkait volumenya. Kami harap nanti bisa lebih bagus,”ujar Wawan, baru-baru ini kepada Lensabanten.

Ditanya soal target volume, pada tahun 2025 ini pihaknya masih memiliki target 50 ton per hari.

“Kita harap tahun dengan nantinya ada penambahan RDF yang baru bisa bertambah volumenya 2 hingga 3 kali,”ucap Wawan.

Ke depan, DLH Kota Tangerang juga merencanakan pembentukan bank sampah di dua lokasi per kelurahan pada tahun 2025. Selain itu, akan dilakukan penyerahan dua bentor dan dua gerobak beserta petugas dan anggarannya ke 104 kelurahan di Kota Tangerang melalui masing-masing kecamatan.

Langkah-langkah ini diharapkan dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sampah dan mendukung upaya pengurangan sampah di sumbernya.

Dengan implementasi teknologi RDF dan program pengelolaan sampah lainnya, Pemkot Tangerang berharap dapat memberikan solusi nyata dalam menangani permasalahan sampah di Kota Tangerang serta menginspirasi daerah lain untuk melakukan hal serupa.

Pos terkait

Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari lensabanten.co.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.