KOTA TANGERANG, LENSABANTEN.CO.ID – – Ketua komisi 5 dewan perwakilan provinsi daerah (DPRD) Banten Yeremia Mendrofa bersama Sri Hartati mengunjungi Laboratorium pengolahan darah milik PMI Kota Tangerang di Batuceper, Kota Tangerang, Rabu 13 September 2023.
Kunjungan yang dilakukan di momen jelang HUT PMI ke-78 tersebut meminta agar dalam upaya meningkatkan pelayanan kemanusiaan PMI ada intervensi dari pemerintah kota Tangerang.
“Kami dorong dalam berbagai hal agar terjadi peningkatan dalam fasilitas PMI. Kami lihat disini fasilitasnya mutakhir namun asetnya belum jadi milik PMI, ” Ungkapnya.
Maka itu pihaknya akan mendorong pemerintah provinsi Banten melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) juga agar nanti bisa dillaukan langkah-langkah tepat baik melalui PMI provinsi Banten maupun ke PMI kota Tangerang.
“Kami di provinsi akan mendorong melalui Dinkes bisa seperti melalui hibah dan sesuai tahapannya,”imbuhnya.
Sementara itu ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Tangerang Andri S. Permana mengomentari kondisi PMI Kota Tangerang saat ini dianggap belum mendapatkan perhatian optimal dari pemerintah Kota Tangerang.
Hal itu pasalnya Pemkot Tangerang hanya memberi dana hibah senilai Rp750 juta dalam setahun kurun dua tahun. Nilai itu dinilai menunjukan ketidakberpihakan pemkot Tangerang kepada nilai-nilai kemanusiaan.
“Keberpihakan terlihat dari dukungan anggaran selain itu jangan beretorika. 750 juta setahun dengan apa yang dilakukan teman-teman PMI, menjadi sebuah gambaran ketidakberpihakan pemkot Tangerang terhadap kemanusiaan, ” Tegasnya.
Ketua PMI kota Tangerang Oman Djumnasyah menanggapi bahwasannya pelayanan kemanusiaan seperti pelayanan darah tidak boleh berhenti.
Terkait dana hibah yang diberikan Pemkot Tangerang disebut belum optimal kepada PMI ditanggapi bahwa hal itu tidak akan mengurangi pelayanan PMI ke masyarakat.
“Pelayanan donor darah kami 24 jam dalam satu tahun, “pungkasnya.










