KOTA TANGERANGTANGERANG, LENSABANTEN.CO.ID— Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Komunikasi dan Informatika pada bidang Diseminasi Informasi dan Komunikasi Publik (DIKP), terus memperkuat peran Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) dalam mengelola informasi publik guna menghadapi tantangan digitalisasi yang semakin pesat serta meminimalkan penyebaran berita bohong atau hoaks.
Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kota Tangerang Deni Koswara mengingatkan pentingnya pengelolaan informasi yang baik karena penyebaran di media sosial saat ini berlangsung sangat cepat dan dinamis.
Menurut dia, komunikasi yang tidak cermat di dunia maya dapat membawa dampak buruk, bahkan berpotensi melanggar undang-undang yang berlaku.
“Informasi bisa menjadi mudarat dan bisa menjadi manfaat tatkala informasi itu tidak dikelola dengan baik. Kalau dulu ada pepatah lidahmu adalah harimaumu, sekarang tidak lagi, telunjukmu adalah harimaumu. Jadi ketika Anda mau ngetik segala macam itu harus dipikirkan terlebih dahulu,” ujar Deni Koswara dalam sambutannya di ruang Aklahkul Karimah, Puspem Kota Tangerang, Jumat, 22 Mei 2026.
Keberadaan KIM dipandang strategis sebagai wadah kepedulian masyarakat untuk mengawal kebijakan pemerintah yang disalurkan melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), sekaligus menjadi saluran bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi kembali ke pemerintah daerah.
BACA JUGA : Belum Sebulan Menjabat, Kajari Kota Tangerang Ungkap Dugaan Proyek Pesawat Fiktif Rp5,4 Miliar
Pemkot Tangerang sendiri telah memiliki berbagai saluran aspirasi yang terintegrasi, salah satunya adalah aplikasi LAKSA (Layanan Aspirasi dan Kotak Saran Anda) di dalam ekosistem Tangerang Live.
Melalui aplikasi tersebut, keluhan warga didistribusikan ke setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk ditindaklanjuti secara cepat di bawah pengawasan langsung Wali Kota dan Sekretaris Daerah.
Selain kanal aduan, Pemkot Tangerang juga menyediakan ratusan aplikasi layanan publik yang dibuat menggunakan anggaran masyarakat demi mewujudkan kesejahteraan dan kenyamanan warga.
Layanan tersebut mencakup kemudahan administrasi melalui program PAKAS dan PATEN, pengurusan kependudukan lewat Sobat Dukcapil, hingga pemantauan ketersediaan fasilitas rumah sakit melalui aplikasi SIMPATI Rumah Sakit.
BACA JUGA : Pemkot Tangerang Tegas soal Fasos-Fasum Perumahan, Izin Pengembang Bisa Ditahan
Anggota KIM diharapkan dapat membantu menyosialisasikan keberadaan aplikasi-aplikasi ini agar pemanfaatannya di tengah masyarakat dapat terus meningkat.
Sementara itu, Kepala Bidang DIKP Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Tangerang Ian Chavid Rizqiullah menjelaskan bahwa untuk menjaga kapasitas anggota, kegiatan pelatihan dan peningkatan kompetensi perlu dilaksanakan secara berkala setiap tahun agar pemahaman regulasi dan teknologi terus diperbarui.
Saat ini, jaringan KIM telah tersebar merata di seluruh kelurahan, dari wilayah Karawaci hingga Periuk.
Ia memaparkan terdapat empat tujuan utama dari pelaksanaan pembekalan ini, yaitu meningkatkan kapasitas dan kompetensi anggota dalam menghadapi perkembangan komunikasi digital, meningkatkan kemampuan pengelolaan media sosial sebagai saluran informasi publik, memberikan pemahaman dasar teknik penulisan berita yang akurat dan menarik, serta mendorong peran aktif KIM sebagai mitra strategis pemerintah.
BACA JUGA :Orang Tua Wajib Tahu! Ini Aturan Batas Usia dan Syarat KK Terbaru SPMB SD-SMP Kota Tangerang 2026
“Teman-teman ini bertugas sebagai jembatan antara pemerintah dan masyarakat. Sesuai dengan aturan dari Kominfo, KIM Kota Tangerang ini menjadi percontohan di tingkat Provinsi Banten,” kata Ian Chavid Rizqiullah.
Sebagai langkah pengembangan, Diskominfo Kota Tangerang pada tahun ini meluncurkan inovasi baru berupa Kelompok Informasi Sekolah (KIS) yang menyasar siswa-siswi tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP).
Melalui inovasi ini, generasi muda diharapkan dapat ikut berperan aktif membagikan informasi positif dan program kedaruratan pemerintah, seperti layanan ambulans gratis dan panggilan darurat melalui nomor tunggal 112, baik di lingkungan sekolah maupun kepada orang tua mereka masing-masing.










