KOTA TANGERANG, LENSABANTEN.CO.ID —Dalam upaya meningkatkan pemahaman akan pentingnya internet yang aman dan nyaman, Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Tangerang telah mengadakan kegiatan sosialisasi yang diikuti oleh 50 guru tingkat SMP dari berbagai sekolah di Kota Tangerang yang dilaksanakan di ruang Asda, Gedung Pemkot Tangerang, Kamis, 22 Mei 2025.
Menurut Kepala Bidang Pengembangan e-Government Diskominfo Kota Tangerang, Rizky F Sunaryo, sosialisasi ini bertujuan agar para guru dapat memberikan pemahaman yang baik kepada peserta didik tentang penggunaan internet yang sehat.
“Diharapkan pengetahuan yang diperoleh akan disampaikan kepada siswa sehingga mereka dapat terhindar dari dampak negatif penggunaan internet,”ujarnya.
Narasumber Savero Karamiveta Dwipayana, seorang senior konsultan Humas, menyatakan bahwa saat ini generasi muda sangat aktif di dunia digital, termasuk anak-anak dari jenjang SD ke atas. Namun, hal ini juga menimbulkan pro kontra, di mana penggunaan gadget sebagai hiburan untuk anak-anak bahkan yang masih kecil telah menjadi hal yang umum.
Ancaman yang muncul adalah ketika anak terlalu dini terpapar dengan internet tanpa pengawasan yang memadai dari orang tua atau guru. “Oleh karena itu, penting bagi kita semua untuk memberikan pemahaman dan informasi yang dibutuhkan kepada anak-anak di Kota Tangerang,”jelasnya.
Savero menekankan bahwa setiap tindakan yang dilakukan di dunia digital akan selalu tercatat dan sulit untuk dihapus. Maka dari itu, baik buruknya perilaku online seseorang dapat berdampak besar. Sehingga, kesadaran akan keamanan dan etika dalam berinternet harus ditanamkan sejak dini.
Iwan Setiawan, seorang guru SMP dari National Global School, menambahkan bahwa sosialisasi program internet sehat merupakan langkah yang sangat positif.
Menurutnya, program ini memberikan wawasan tambahan tentang penggunaan internet dan media sosial yang positif bagi pendidik dan peserta didik, serta dampak-dampaknya baik yang positif maupun negatif di era digitalisasi yang semakin meluas.
Iwan juga berharap agar program ini dapat diadakan secara rutin dengan kolaborasi antara Dinas Komunikasi dan Informatika dengan Dinas Pendidikan, serta melakukan kunjungan ke sekolah secara teratur.









