Presiden Jokowi Melawan Pernyataan PM Israel Benyamin Netanyahu Soal Kemerdekaan Palestina

Presiden Joko Widodo (Jokowi) berencana bertemu dengan Presiden Amerika Serikat, Joe Biden, untuk menyampaikan hasil KTT Luar Biasa Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) terkait situasi di Palestina. Foto : Ist

LENSABANTEN.CO.ID – Indonesia tetap konsisten menyuarakan kemerdekaan Palestina dari penjajah Israel yang sampai hari ini terus menggempur dan membuat ribuan orang meninggal dunia.

Baru-baru ini Perdana Menteri (PM) Israel, Benyamin Netanyahu mengatakan bahwa masa depan bagi solusi dua negara Israel dan Palestina tidak ada.

Bacaan Lainnya

Hal itu membuat Indonesia bereaksi dan Presiden Joko Widodo (Jokowi) kemudian langsung menentang pernyataan tersebut.

“Pernyataan ini sama sekali tidak dapat diterima,” tegas Presiden Jokowi dalam keterangannya, di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Jumat, 26 Januari 2024.

Lebih lanjut, Presiden Jokowi juga mengutuk keras serangan Israel terhadap kamp pengungsi Khan Younis di Gaza. Serangan tersebut telah memakan banyak korban jiwa dan luka-luka.

“Sudah terlalu panjang daftar pelanggaran hukum internasional yang dilakukan oleh Israel,” imbuhnya.

Sebelumnya, Presiden Jokowi juga telah menerima laporan dari Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno LP Marsudi yang hadir dalam debat terbuka Dewan Keamanan PBB yang membahas mengenai isu Gaza. Dalam debat tersebut, Retno juga secara tegas menolak keras pernyataan PM Netanyahu.

“Sebelum berangkat ke New York, saya telah menyampaikan ke Menlu untuk terus membawa suara tegas Indonesia dalam mendukung perjuangan bangsa Palestina. Harus tegas disampaikan,” ungkapnya.

Selain itu, Presiden Jokowi juga menegaskan bahwa Indonesia menolak masuknya setiap kapal Israel ke wilayah Indonesia.

Pos terkait

Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari lensabanten.co.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.