KOTA TANGERANG, LENSABANTEN.CO.ID – Raisya Amanda (21), mahasiswi Universitas Terbuka Serang, sukses mengelola sanggar tari kreatifnya, ‘Sanggar Tari Raisya’. Terletak di Jalan Abdul Halim, No 1 RT3/2, Kelurahan Batuceper, Batuceper, sanggar ini telah menjadi rumah bagi lebih dari 120 anggota.
Pada Pesta Rakyat Tangerang 2024, Sanggar Tari Raisya membuat gebrakan dengan tarian kolektif yang menawan. Dibawakan oleh 20 anak berusia 5-9 tahun, mereka memukau penonton selama 5 menit dengan rangkaian tarian yang menggabungkan keindahan tradisional dan modern.
“Proses persiapan yang singkat, hanya 3 hari, dan alhamdulillah mereka mampu tampil dengan baik,”ujar Raisya kepada Lensabanten.co.id, Senin 22 Januari 2024.
Tarian tersebut mencakup berbagai jenis musik, termasuk tari Saman, tari Betawi Ondel-Ondel, tari Bali, tari Papua, dan tari modern.
Gerakan yang ditampilkan oleh para penari dari SDN Batu Ceper 1, SDN Bubulak 2, SDN Darussalam, dan SDN Kebon Besar 2 ini merupakan sebuah remiks dari gerakan-gerakan tarian yang sudah ada.

“Dengan tampilnya para penari ini, kami harapkan selain melatih mental mereka untuk tampil juga wujud pelestarian wujud budaya seni tari Indonesia,”katanya.
Salah satu penari, Abiyan AlGhifari (5), sudah menunjukkan bakatnya sejak usia 2 tahun dan bergabung dengan sanggar sejak berusia 4 tahun.
“Ia penari terkecil yang berhasil tampil dengan baik, ini bukti kalau tarian itu bisa kita kenalkan sejak usia dini,”imbuh Raisya.
Penari lainnyam Talita (8), seorang siswi kelas SDN Batuceper 1, bergabung setahun yang lalu dan menunjukkan kemajuan yang baik dalam perjalanan belajar tarinya.
“Senang bisa tampil bareng-bareng,”katanya singkat.
LIHAT VIEONYA :








