TANGERANG, LENSABANTEN.CO.ID — Komunitas sepeda gunung (mountain bike/MTB) Indonesia Shredding Togheter siap menggelar event spektakuler bertajuk Shredding Series 2025 dengan tema “Life in the Fast Lane”.
Lomba ini akan diadakan dalam tiga seri di lokasi berbeda, menargetkan 300 peserta dari dalam dan luar negeri, termasuk Jepang dan Singapura.
Tak hanya menjadi ajang kompetisi yang fun, kegiatan ini juga didedikasikan untuk memperkuat jaringan komunitas MTB sekaligus mendorong dampak ekonomi lokal.
Shredding Series 2025 akan digelar di tiga lokasi yang dinilai sebagai hotspot para penghobi MTB:
1. Seri 1: 26 April 2025 di Aranya, Cianjur, Jawa Barat.
2. Seri 2: 28 Juni 2025 di BCL, Gunung Salak, Sukabumi
3. Seri 3: 31 Agustus 2025 di Gunung Pinang, Cilegon, Banten.
Pemilihan lokasi di area pegunungan ini bukan tanpa alasan. Menurut Aldi selaku CEO Shredding Series lokasi-lokasi ini dipilih karena memiliki medan menantang dan populer di kalangan rider MTB.
“Setiap lokasi memiliki obstacle yang berbeda-beda, dengan jarak tempuh sekitar 1,7 kilometer, namun tetap kami buat seaman mungkin,”ujarnya.
Seri yang terkahir menjadi yang paling menantang diantaranya seri lainnya.
Ia melanjutkan, bagi setiap peserta juga diimbau untuk memakai alat pengaman sesuai standar mengantisipasi insiden.
Shredding Series 2025 menawarkan kategori lomba yang beragam, kelas umur 30-55 tahun dibuka untuk penghobi dewasa, women open kategori khusus perempuan dan master expert yang akan menghadirkan mantan atlet sepeda MTB nasional.
“Kami ingin membuktikan bahwa MTB bisa dinikmati semua kalangan, baik pemula, penghobi, maupun ekspert. Event ini juga menjadi wadah untuk menghidupkan kembali semangat para ahli MTB Indonesia,” tambah Aldi.
Target 300 Peserta, Hadiah Total Rp50 Juta
Event ini terbuka untuk umum dan hingga berita ini diturunkan peserta yang mendaftar telah 300 orang. Peserta luar negeri berasal dari Jepang dan Singapura.
Pendaftaran dibuka dengan biaya Rp300.000 per peserta, untuk hadiah total Rp50 juta dan sparepart sepeda gunung eksklusif.
“Tak hanya fokus pada olahraga, Shredding Series 2025 juga diharapkan menjadi pemantik ekonomi bagi pelaku UMKM di sekitar lokasi lomba.”
Mayoritas panitia acara ini adalah founder klub MTB ternama di Indonesia, menunjukkan kolaborasi solid antar-komunitas.
“Ini kali pertama kami menyelenggarakan event kelas penghobi expert di 2025. Harapannya, Shredding Series bisa menjadi agenda tahunan yang memperkuat persaudaraan komunitas MTB di Indonesia,” pungkas Aldi.









