KOTA TANGERANG, LENSABANTEN.CO.ID – Berawal dari keikutsertaan dalam lomba Color Run Night di Kota Tangerang, Merisa Wijayanti, SH., MH, kini jatuh hati pada olahraga lari. Dari sekadar coba-coba, hobinya tersebut berubah menjadi rutinitas sekaligus motivasi pribadi untuk terus mengikuti berbagai ajang lari di dalam negeri.
“Pertama kali ikut Color Run Night di Tangerang, saya langsung suka. Rasanya nagih, apalagi ketika dikalungi medali, hormon endorfin saya naik dan itu jadi kebanggaan tersendiri,” ujar Merisa yang akrab disapa Icha, Kamis, 25 September 2025.
Bagi Icha, lari tidak hanya menyehatkan tubuh tetapi juga membuka kesempatan untuk menambah relasi. Dari situlah ia semakin termotivasi mengikuti berbagai turnamen, termasuk ajang internasional Pocari Sweat Run Lombok yang digelar 14 September 2025 di Sirkuit Mandalika, Nusa Tenggara Barat.

Icha turun di kategori 5K dan menempuh jarak tersebut dalam waktu 37 menit. “Saya start jam 4 WITA di sesi sore, dan berhasil menyelesaikan lari dalam tempo 37 menit. Itu jadi kebanggaan karena ajang ini berskala internasional dengan peserta ribuan orang,” ungkapnya.
Untuk mencapai hasil tersebut, ia menyiapkan diri dengan berlatih rutin sekaligus menjaga asupan makanan bergizi. “Saya jaga pola fisik, pola makan, dan nutrisi jelang lomba 5K di Mandalika,” tambahnya.
Menurut Icha, setiap event lari yang diikutinya adalah pengalaman berharga sekaligus motivasi untuk terus menantang diri. “Lari bukan sekadar olahraga, tapi juga perjalanan personal yang memberi energi positif,” tutupnya.









