Viral Mobil Pemerintah Pandeglang Bawa Spanduk Bacagub Andra-Dimyati, Bawaslu Buka Suara

Viral Mobil Pemerintah Pandeglang Bawa Spanduk Bacagub Andra-Dimyati, Bawaslu Buka Suara
Viral Mobil Pemerintah Pandeglang Bawa Spanduk Bacagub Andra-Dimyati, Bawaslu Buka Suara

PANDEGLANG, LENSABANTEN.CO.ID – Warganet dikagetkan dengan sebuah video yang memperlihatkan sebuah mobil berpelat merah diduga milik pemerintah Pandeglang mengangkut baliho milik Bacagub Banten Andra – Dimyati.

Pada video itu, mobil dinas jenis bak terbuka berwarna hitam dan berpelat merah bernomor A 8104 J itu membawa sejumlah Baliho berukuran besar yang sudah siap pasang.

Bacaan Lainnya

Terkait ini Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Banten melakukan penelusuran terkait video yang beredar memperlihatkan mobil dinas Kecamatan Sukaresmi, Kabupaten Pandeglang  yang mengangkut APK bakal calon (Balon) Gubernur dan Wakil Gubernur Banten.

Ketua Bawaslu Provinsi Banten, Ali Faisal, di Serang, Jumat, mengatakan saat ini pengawas pemilu (Panwaslu) Kecamatan Sukaresmi sedang melakukan penelusuran atas video yang beredar tersebut.

“Sedang dilakukan penelusuran oleh Panwaslu Kecamatan Sukaresmi dibawah supervisi Bawaslu Kabupaten Pandeglang,” katanya, Jumat, 2 Agustus 2024.

Sebelum mengambil langkah selanjutnya, Bawaslu mengaku akan memastikan terlebih dahulu kebenarannya, dengan melakukan proses pemanggilan terhadap yang bersangkutan.

“Di pastikan dulu kebenarannya, di panggil klarifikasi yang bersangkutan beserta bukti-buktinya. Saat ini masih proses pemanggilan infonya,” katanya.

Dari hasil pengkajian dan analisis yang telah dilakukan, tahapan selanjutnya yakni Bawaslu  akan merekomendasikan ke Komisi aparatur sipil negara (ASN) untuk kemudian merekomendasikan sanksi yang akan diberikan.

“Untuk sanksi nanti akan di teruskan ke Komisi ASN, Nanti KASN yang kemudian merekomendasikan sanksi tersebut,” katanya.

Dia berharap seluruh jajaran ASN di pemerintahan Provinsi Banten Kota maupun Kabupaten bisa menjunjung netralitas di Pilkada 2024. Mulai dari tingkat paling bawah hingga paling tinggi.

“Kami berharap ASN mulai dari Pemkot, Pemkab, camat, lurah sampai jajaran yang terbawah menjunjung tinggi netralitas agar kemudian mereka bekerja profesional, tidak ada konflik kepentingan dan pilkada berjalan damai dan aman,” katanya.

 

Pos terkait

Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari lensabanten.co.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.