Wagner Resmi Dicap Sebagai Kelompok Teroris oleh Inggris

Inggris secara resmi menetapkan Wagner Group, sebuah kelompok tentara bayaran Rusia, sebagai kelompok teroris. Langkah ini diambil setelah pengumuman rencana tersebut pada pekan sebelumnya. AFP

LENSABANTEN.CO.ID – Inggris secara resmi menetapkan Wagner Group, sebuah kelompok tentara bayaran Rusia, sebagai kelompok teroris. Langkah ini diambil setelah pengumuman rencana tersebut pada pekan sebelumnya oleh Kementerian Dalam Negeri Inggris. Sebagai hasil dari kebijakan ini, menjadi ilegal bagi siapa pun untuk menjadi anggota atau mendukung kelompok tersebut.

Kementerian Dalam Negeri Inggris mengungkapkan bahwa dengan langkah ini, pemerintah Inggris dapat mengklasifikasikan aset yang dimiliki oleh Wagner Group sebagai properti teroris dan menyita mereka.

Bacaan Lainnya

Menteri Dalam Negeri Inggris, Suella Braverman, menjelaskan bahwa Wagner Group merupakan kelompok yang “kekerasan dan destruktif” yang bertindak sebagai alat militer untuk Presiden Rusia Vladimir Putin.

“Sederhananya mereka itu teroris, dan proscription order (perintah pengecaman) membuatnya jelas di hukum Inggris,” kata Braverman.

Ia juga menyatakan bahwa kelompok tersebut terlibat dalam tindakan “pembunuhan barbar” di Ukraina, Timur Tengah, dan Afrika.

Braverman menganggap Wagner Group sebagai ancaman terhadap keamanan global dan menyebut mereka sebagai teroris. Dengan penerapan perintah pengecaman ini, siapa pun yang menjadi anggota kelompok atau mempromosikannya, mengatur aktivitas kelompok tersebut, atau menyampaikan pidato di pertemuan umum serta menampilkan logonya di depan umum akan dianggap melakukan pelanggaran pidana, dengan ancaman hukuman hingga 14 tahun penjara.

Kepala Kebijakan Luar Negeri Partai Buruh yang merupakan oposisi pemerintah, David Lammy, menyatakan bahwa kebijakan ini sudah seharusnya diterapkan sejak lama.

Ia juga menyerukan agar pemerintah Inggris mendukung pembentukan Pengadilan Khusus untuk mengadili Vladimir Putin atas berbagai kejahatan agresinya.

“Sekarang pemerintah harus mendesak dibentuknya Pengadilan Khusus untuk mengadili Putin atas kejahatan agresinya,” cicit Lammy di X.

Langkah ini menunjukkan ketegangan yang masih berlanjut antara Inggris dan Rusia, serta keprihatinan global terhadap kelompok tentara bayaran seperti Wagner Group yang terlibat dalam konflik di berbagai belahan dunia.

 

BACA JUGA  :

 

Pos terkait

Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari lensabanten.co.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.