Jelang May Day, Buruh Tangerang Bergerak dan Menuntut Hal Ini!

Jelang May Day, Buruh Tangerang Bergerak dan Menuntut Hal Ini!

TANGERANG, LENSABANTEN.CO.ID – Menjelang peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026, Komite Aksi Buruh Tangerang (KABUT) Bergerak mulai turun langsung ke kawasan industri hingga Ke Pusat Pemerintahan Kota Tangerang. Mereka melakukan kegiatan Pra-May Day dengan menyosialisasikan agenda aksi dan mengajak buruh ikut terlibat.

Koordinator KABUT, Maman Nuriman mengatakan pihaknya berkeliling ke sejumlah wilayah di Kota Tangerang untuk bertemu para pekerja. Ia menekankan buruh diminta mengikuti instruksi serikat masing-masing.

Bacaan Lainnya

“Ya, kami dari KABUT bergerak hari ini mensosialisasikan untuk persiapan 1 Mei 2026 nanti,” kata Maman Nuriman seusai aksi pada Kamis, 23 April 2026

Aksi 1 Mei Dibagi Dua: Monas dan DPR RI

Maman menyebut pada 1 Mei 2026 nanti buruh akan bergerak menuju Jakarta. Menurutnya, massa akan terbagi menjadi dua tujuan utama.

“Tanggal 1-nya kami berbeda-beda setiap serikat. Ada yang ke Monas, ada yang ke DPR RI. Iya, dibagi dua,” ujarnya.

Selain aksi 1 Mei, Kota Tangerang juga akan menggelar May Day Puncak pada 9 Mei 2026. Maman mengatakan peringatan puncak itu akan dilakukan bersama buruh se-Kota Tangerang.

“Tanggal 9 itu May Day Puncak, lalu di Kota Tangerang akan melaksanakan May Day Puncak bersama-sama,” jelasnya.

May Day Puncak 9 Mei, Buruh Hadiri Undangan LKS Tripartit

Maman menegaskan, kegiatan pada 9 Mei bukan berupa aksi demonstrasi. KABUT akan menghadiri undangan resmi dari Lembaga Kerja Sama (LKS) Tripartit Kota Tangerang.

“Tanggal 9 enggak ada. Kita tanggal 9 itu kita akan menghadiri undangan dari penyelenggara, yaitu LKS Tripartit Kota,” paparnya.

Jelang May Day, Buruh Tangerang Bergerak dan Menuntut Hal Ini!

Dalam May Day tahun ini, KABUT juga membawa sejumlah tuntutan besar. Maman menyebut buruh mendesak pemerintah segera mengesahkan Undang-Undang Ketenagakerjaan yang berpihak pada pekerja.

“Pemerintah itu bisa segera mengesahkan Undang-Undang Ketenagakerjaan yang pro terhadap buruh,” tegasnya.

Tuntutan Buruh: Hapus Outsourcing hingga Pemagangan

Maman menjelaskan, tuntutan utama buruh mencakup penghapusan sistem kontrak dan outsourcing. Selain itu, buruh juga meminta sistem pemagangan dihapus karena dinilai merugikan.

“Hapus sistem kerja kontrak dan outsourcing. Hapus pemagangan,” katanya.

Selain itu, KABUT juga menuntut adanya jaminan upah layak. Menurutnya, buruh harus mendapatkan pekerjaan dan penghasilan yang manusiawi.

“Upah layak dan pekerja layak,” tambahnya.

Disnaker: Panitia May Day Sudah Dibentuk, Lokasi di Tangerang Reborn

Kepala Disnaker Kota Tangerang, Ujang Hendra Gunawan memastikan persiapan May Day Puncak sudah berjalan. Ia mengatakan panitia dibentuk melalui LKS Tripartit yang terdiri dari unsur pemerintah, buruh, dan pengusaha.

“Kalau Kita sudah membentuk panitia… anggota LKS itu kan terdiri dari tripartit juga,” ujar Ujang Hendra.

Ia menyebut ketua panitia tahun ini kembali dipimpin Edi dari Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI). Rapat persiapan juga sudah dilakukan dan tinggal menunggu pelaksanaan.

“Ketuanya tahun ini kembali Pak Edi tinggal pelaksanaan daripada kegiatan itu,” jelasnya.

Ujang memastikan May Day Puncak 9 Mei akan digelar di kawasan Tangerang Reborn. Ia berharap kegiatan berjalan lancar dan semua pihak menjaga suasana tetap kondusif.

“Untuk pelaksanaan nanti akan dilaksanakan tanggal 9 Mei itu di Tangerang Reborn,” katanya.

Ketua DPRD: Aspirasi Buruh Akan Didorong ke Pusat

Ketua DPRD Kota Tangerang, Rusdi Alam mengatakan pihaknya menerima aspirasi dari KABUT terkait berbagai kebijakan yang dinilai merugikan buruh. Ia menyebut salah satu sorotan utama adalah soal pemagangan dan outsourcing di sejumlah perusahaan.

“Hari ini menyampaikan berbagai aspirasinya dan salah satunya berkaitan kebijakan dengan pemagangan dan beberapa outsourcing,” kata Rusdi Alam.

Rusdi, menegaskan pihaknya akan menindaklanjuti aspirasi tersebut dan menyampaikannya ke pemerintah pusat. Ia juga mengingatkan buruh agar tetap menjaga situasi kondusif selama rangkaian aksi May Day.

“Kota ini kota kita, kita jaga bersama,” tutupnya.  foto&teks : Doni Ambarita

Pos terkait

Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari lensabanten.co.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.