TANGERANG SELATAN, LENSABANTEN.CO.ID – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) terus memperkuat pelayanan bagi masyarakat lanjut usia (lansia) dengan menghadirkan 36 Pos Lansia yang tersebar di berbagai wilayah.
Keberadaan Pos Lansia tidak hanya ditujukan sebagai tempat pemeriksaan kesehatan. Fasilitas ini juga menjadi ruang bagi para lansia untuk beraktivitas, berolahraga, mendapatkan edukasi kesehatan, serta bersosialisasi dengan lingkungan sekitar.
Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie mengatakan, penguatan pelayanan lansia menjadi perhatian pemerintah daerah seiring meningkatnya angka harapan hidup masyarakat.
Menurutnya, lansia membutuhkan pelayanan yang tidak hanya berfokus pada pengobatan ketika sakit, tetapi juga upaya menjaga kesehatan agar tetap aktif, mandiri, produktif, dan memiliki kualitas hidup yang baik.
“Lansia adalah bagian penting dari masyarakat yang harus terus kita perhatikan. Melalui Pos Lansia, kami ingin menghadirkan pelayanan kesehatan yang lebih dekat sekaligus menciptakan ruang aktivitas agar para lansia tetap sehat, mandiri, produktif, dan bahagia,” ujar Benyamin melansir web Pemkot Tangsel, Ahad 9 Agustus 2026.
Melalui Pos Lansia, warga lanjut usia dapat memperoleh sejumlah layanan yang mendukung kesehatan sekaligus aktivitas sosial mereka.
Layanan tersebut antara lain pemeriksaan kesehatan secara berkala, pemantauan kondisi kesehatan, edukasi mengenai pola hidup sehat, senam lansia, hingga kegiatan sosial yang mendorong lansia tetap aktif di lingkungan tempat tinggalnya.
Dengan layanan tersebut, Pos Lansia diharapkan dapat membantu masyarakat memantau kondisi kesehatan secara rutin sekaligus mendorong penerapan pola hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari.
Benyamin menegaskan, pendekatan yang diterapkan pemerintah tidak hanya bersifat kuratif atau pengobatan. Pos Lansia juga mengedepankan langkah promotif dan preventif, sehingga upaya menjaga kesehatan dapat dilakukan sebelum muncul masalah kesehatan yang lebih serius.
“Kami ingin para lansia tetap memiliki ruang untuk beraktivitas, menjaga kesehatan, dan bersosialisasi. Karena kesehatan lansia bukan hanya soal pengobatan, tetapi juga bagaimana mereka tetap merasa diperhatikan, berdaya, dan memiliki kualitas hidup yang baik,” katanya.
Selain memberikan layanan kesehatan, aktivitas di Pos Lansia juga memberikan kesempatan kepada para lansia untuk tetap berinteraksi dan menjalankan kegiatan bersama. Hal ini dinilai penting agar masa lanjut usia tidak hanya diisi dengan aktivitas di rumah, tetapi juga kegiatan yang mendukung kebugaran dan kehidupan sosial.
Pemkot Tangsel juga terus meningkatkan kapasitas kader dan tenaga kesehatan yang mendampingi Pos Lansia. Kolaborasi dengan berbagai pihak turut diperkuat untuk mendukung pelayanan kesehatan sekaligus pemberdayaan masyarakat lanjut usia.
36 Pos Lansia Tersebar di Berbagai Wilayah Tangsel
Saat ini terdapat 36 Pos Lansia yang tersebar di sejumlah kelurahan di Kota Tangerang Selatan. Lokasinya meliputi:
- Pondok Jagung
- Serpong
- Rawa Mekar Jaya
- Pisangan
- Pamulang
- Setu
- Rawa Buntu
- Sawah Baru
- Pondok Ranji
- Pondok Cabe Ilir
- Ciater
- Pamulang Timur
- Jombang
- Serpong Utara
- Pondok Betung
- Paku Alam
- Ciputat Timur
- Cireundeu
- Keranggan
- Rengas
- Pondok Benda
- Bakti Jaya
- Kedaung
- Jurang Mangu
- Pondok Aren
- Bambu Apus
- Lengkong Wetan
- Pondok Kacang Timur
- Pondok Pucung
- Benda Baru
- Kampung Sawah
- Lengkong Karya
- Ciputat
- Situ Gintung
- Pondok Karya
- Parigi
Benyamin berharap keberadaan Pos Lansia dapat membuat akses pelayanan kesehatan bagi warga lanjut usia semakin dekat sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menjaga kesehatan sejak dini.
Ia menilai pembangunan tidak hanya diukur dari pembangunan fisik, tetapi juga dari seberapa besar manfaatnya dapat dirasakan seluruh kelompok masyarakat, termasuk warga lanjut usia.
“Pembangunan yang baik adalah pembangunan yang dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat, termasuk para lansia. Karena itu kami akan terus memperkuat pelayanan agar para orang tua di Kota Tangerang Selatan dapat menikmati masa tua yang sehat, nyaman, aktif, dan sejahtera,” ujar Benyamin.








