KOTA TANGERANG, LENSABANTEN.CO.ID – Taman Elektrik di Kota Tangerang, yang kini menjadi destinasi wisata terjangkau bagi masyarakat Tangerang, tengah menjadi sorotan. Hal ini disebabkan oleh potensi konflik antara fungsi rekreasi taman dan suasana religius di sekitarnya, khususnya karena lokasinya yang berdekatan dengan Masjid Raya Al Azhom.
Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Tangerang, KH Ahmad Baejuri Khotib, menyatakan kekhawatirannya terkait penggunaan Taman Elektrik untuk acara hiburan seperti konser musik. “Ini bisa berdampak pada etika karena bersebelahan dengan masjid raya,” ujarnya.
Ia menekankan pentingnya menjaga suasana religius kota yang berslogan kota Akhlakul Karimah. MUI saat ini sedang berdiskusi dengan pemerintah kota dan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) untuk mencari solusi.
“Ini yang sedang kita diskusikan dengan pemerintah kota Tangerang, Disbudpar, bagaimana di satu sisi warga bisa terfasilitasi untuk rekreasi di hari libur, tapi bersamaan dengan itu suasana religius kota harus kita jaga,” jelas KH Ahmad Baejuri Khotib baru-baru ini.
Dia juga menyoroti masalah parkir dan pedagang yang perlu diatur dengan lebih baik, serta sudah berdiskusi dengan Penjabat (Pj) Wali Kota Tangerang untuk mencari solusinya.
Menanggapi hal ini, Pj Wali Kota Tangerang, Dr. Nurdin, menyatakan bahwa pihaknya selalu berdiskusi dengan MUI untuk menjaga keagungan masjid sekaligus menyediakan ruang rekreasi bagi masyarakat.
“Kita selalu berdiskusi dengan MUI bagaimana cara kita bisa menjaga kekhidmatan masjid dan memberi ruang bagi masyarakat untuk memanfaatkan fasilitas,” kata Dr. Nurdin ditemui usai Paripurna di DPRD Kota Tangerang, Rabu, 29 Mei 2024.
Salah satu usulan adalah menambah tim kebersihan di masjid dan mempertimbangkan pembuatan pagar tambahan.
Dr. Nurdin juga mengomentari opsi relokasi acara hiburan, namun menekankan bahwa hal ini akan dibicarakan sesuai perkembangan situasi. “Kadang-kadang kalau kita pindahin jauh, masyarakat juga sudah terbiasa di sini (taman elektrik,red),” ujarnya.
Pemerintah Kota Tangerang berkomitmen untuk hadir dalam menjaga kekhidmatan masjid sekaligus memastikan warga dapat beribadah dengan tenang.









