Antisipasi Gangguan Sistem, Diskominfo Kota Tangerang Pisahkan Server Khusus SPMB 2026

Jadwal dan Syarat Pendaftaran Pra-SPMB 2025 untuk SD dan SMP di Kota Tangerang
Jadwal dan Syarat Pendaftaran Pra-SPMB 2025 untuk SD dan SMP di Kota Tangerang

KOTA TANGERANG, LENSABANTEN.CO.ID – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Tangerang menegaskan komitmennya dalam mendukung kelancaran pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 melalui penguatan aplikasi, server hingga pengawasan penuh selama proses berlangsung.

Kepala Diskominfo Kota Tangerang, Mugiya Wardhani mengatakan, pihaknya telah melakukan berbagai pembaruan pada aplikasi pra-SPMB agar lebih mudah diakses masyarakat dan memiliki waktu respons yang lebih cepat.

Bacaan Lainnya

“Aplikasi praspmb.tangerangkota.go.id ini kan sudah berjalan lama, dan kami melakukan pembaruan supaya aplikasi lebih mudah diakses dan lebih cepat untuk response time-nya,” kata Mugiya baru-baru ini.

Selain penguatan dari sisi aplikasi, Diskominfo juga melakukan peningkatan kapasitas server sebagai langkah antisipasi terhadap lonjakan akses selama tahapan SPMB berlangsung.

“Dari sisi server ini kami juga backup, dan selama masa pra-SPMB sampai nanti dengan SPMB selesai, itu kami akan kawal selama 24 jam,” ujarnya.

Menurut Mugiya, evaluasi dari pelaksanaan SPMB tahun sebelumnya menjadi dasar dalam melakukan penataan ulang sistem tahun ini. Salah satu fokus utama ialah mempercepat proses penarikan data dan meningkatkan stabilitas layanan digital.

“Untuk percepatan penarikan data, kami menata ulang servernya, kemudian meng-upgrade aplikasi yang ada, baik dari sisi database maupun menu yang berhubungan langsung dengan masyarakat,” jelasnya.

Tidak hanya itu, Diskominfo juga menyiapkan sumber daya manusia khusus untuk memantau jalannya sistem selama proses penerimaan murid baru berlangsung.

“Memang ada pegawai yang khusus ditempatkan untuk mengawal SPMB. Kemudian alokasi hardware-nya juga sudah khusus, jadi tidak tercampur dengan aplikasi lain,” ungkap Mugiya.

Ia menambahkan, pemisahan perangkat dan sistem tersebut dilakukan agar gangguan pada aplikasi lain tidak berdampak terhadap layanan SPMB.

“Itu hasil evaluasi kemarin juga, supaya apabila ada kendala di aplikasi lain yang tidak berhubungan dengan SPMB, ini tidak mengganggu proses jalannya SPMB. Jadi kemungkinan down atau tidak dapat diaksesnya lebih kecil dibandingkan tahun kemarin,” katanya.

Mugiya optimistis pelaksanaan SPMB 2026 di Kota Tangerang akan berjalan lebih optimal dengan dukungan infrastruktur digital yang telah dipersiapkan secara khusus.

“Kami pasti berkomitmen, karena ada alokasi sumber daya khusus dan hardware-nya juga khusus. Jadi memang sudah dipisahkan tersendiri supaya tidak terganggu dengan yang lain,” tutupnya.

Pos terkait

Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari lensabanten.co.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.