KOTA TANGERANG, LENSABANTEN.CO.ID — Mantan Wali Kota Tangerang dua periode, Arief R. Wismansyah, menyerahkan donasi uang tunai kepada Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Tangerang sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan program Halal Hub City di Kota Tangerang.
Bantuan yang tidak ingin disebutkan nilainya tersebut diserahkan secara langsung usai diskusi bertajuk Halal Hub City yang digelar di Aula Gedung Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Tangerang dalam rangkaian Halal Fest 2026, Senin 20 Juli 2026.
Arief mengatakan, kontribusi tersebut merupakan wujud partisipasi sebagai umat Islam untuk mendukung berbagai program yang diinisiasi MUI bersama Baznas dalam membangun ekosistem halal di Kota Tangerang.
“Alhamdulillah, ini sebagai kewajiban kita sebagai umat Islam di bawah bimbingan MUI. Kita ingin ikut berkiprah. Saya juga mengajak seluruh warga Tangerang ikut membantu dan mendukung program MUI. Kalau ada yang ingin menyumbangkan, bisa melalui Baznas, nanti semuanya disalurkan untuk program-program MUI,” kata Arief kepada wartawan, usai kegiatan.
Menurut Arief, program Halal Hub City layak mendapat dukungan seluruh elemen masyarakat karena berpotensi memberikan manfaat luas, tidak hanya bagi sektor ekonomi, tetapi juga menciptakan kenyamanan dan keberkahan bagi masyarakat.
Ia mengapresiasi penyelenggaraan Halal Fest yang telah memasuki tahun kedua dan menilai antusiasme berbagai perguruan tinggi menjadi sinyal positif dalam membangun ekosistem halal di Kota Tangerang.
“Saya melihat semangatnya luar biasa. Dari UNIS, Asy-Syukriyyah, UMT dan perguruan tinggi lainnya siap mengembangkan Halal Hub di lingkungan kampusnya. Sebagai warga Kota Tangerang, kita tentu ikut tergerak menyukseskan program MUI Kota Tangerang. Mudah-mudahan semua teman-teman media juga ikut mendukung dan mengawal Kota Tangerang sebagai Kota Halal,” ujarnya.
Baznas: Dana Infak Akan Disalurkan untuk Program Pemberdayaan Halal
Sementara itu, Wakil Ketua II Baznas Kota Tangerang, Drs. Danni Budianto Saragih, mengungkapkan donasi dari Arief langsung ditransfer saat acara berlangsung.
Menurutnya, dana infaktersebut akan dikelola melalui mekanisme Baznas dan disalurkan untuk memperkuat berbagai program pemberdayaan ekonomi yang mendukung pengembangan Halal Hub City.
“Beliau langsung transfer di lokasi . Kami tinggal menyusun langkah bersama melalui kolaborasi pentahelix dengan perguruan tinggi maupun MUI kecamatan agar bantuan ini segera diwujudkan menjadi program nyata,” katanya.
Danni menjelaskan, karena berasal dari dana infak, penggunaannya lebih fleksibel dibanding dana zakat sehingga dapat diarahkan untuk memperkuat berbagai program ekonomi produktif.
Baznas Kota Tangerang saat ini telah memiliki sejumlah program pemberdayaan, di antaranya Baznas Microfinance Berbasis Masjid (BMM), Z-Chicken, Z-Corner, Z-Coffee, Z-Auto, hingga berbagai program pemberdayaan usaha mikro berbasis masyarakat.
Menurutnya, bantuan tersebut diharapkan menjadi pemicu kolaborasi antara Baznas, MUI, perguruan tinggi, pemerintah daerah, dunia usaha, media, dan masyarakat dalam mempercepat terwujudnya Halal Hub City di Kota Tangerang.
Akademisi Siap Bangun Ekosistem Halal di Kampus
Dalam kesempatan yang sama, panitia menjelaskan seminar dan workshop tersebut merupakan inisiatif Komisi Pengkajian, Penelitian, dan Pengembangan MUI Kota Tangerang yang digelar sebagai bagian dari Halal Fest 2026.
Kegiatan menghadirkan sejumlah pakar halal nasional dan internasional, di antaranya Prof. Irwandi Jaswir, ilmuwan Indonesia yang dikenal di bidang halal science, serta Dr. Admor, penulis konsep Global Halal Hub.
Para narasumber memaparkan pentingnya pembangunan ekosistem halal berbasis riset, teknologi, dan kolaborasi lintas sektor, termasuk potensi dampak ekonomi apabila konsep Halal Hub diterapkan secara komprehensif di Kota Tangerang.
Menariknya, sejumlah perguruan tinggi yang hadir menyatakan kesiapan mengembangkan konsep Halal Hub di lingkungan kampus masing-masing. Langkah tersebut diharapkan menjadi awal terbentuknya ekosistem halal yang mencakup sektor makanan dan minuman, kosmetik, farmasi, fesyen, hingga industri keuangan syariah.
Melalui kolaborasi antara pemerintah, MUI, Baznas, akademisi, pelaku usaha, media, dan masyarakat, program Halal Hub City diharapkan mampu memperkuat posisi Kota Tangerang sebagai salah satu pusat pengembangan industri halal di Indonesia.









