KOTA TANGERANG, LENSABANTEN.CO.ID – Nama-nama bakal calon Wali Kota Tangerang telah mengemuka, diantaranya berasal dari kalangan aparatur sipili negara (ASN). Ada empat nama ASN yang mencalonkan diri dan telah mengembalikan formulir ke partai yang melakukan penjaringan.
Pencalonan dari kalangan ASN di lingkungan Pemkot Tangerang menuai perhatian publik. Salah satunya dari forum cinta kota Tangerang (Forcita).
Ketua Forcita Nurhidayatullah S.IP.Msi menilai bahwasannya para bakal calon (Balon) Wali Kota Tangerang dari kalangan ASN harus ‘gentlemen’ dengan berani mengundurkan diri dari posisinya.
“Harusnya berani gentlemen, mau mencalonkan diri ya mengundurkan diri,”katanya saat bertemu di salah satu hotel di kawasan Tangerang Selatan, Senin, 6 Mei 2024.
Ia pun berpendapat para bakal calon Wali Kota Tangerang dari kalangan ASN ini jangan bikin gaduh saja, tapi harus berani mengikuti aturan yang berlaku.
Nurhidayatullah melanjutkan, sejumlah Balon diketahui telah memasang spanduk di pinggir jalan strategis di Kota Tangerang.
Terpisah, Peneliti kebijakan publik IDP-LP, Riko Noviantoro menyoroti maraknya pejabat di lingkup pemerintah daerah yang ikut serta dalam kontestasi pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak tahun 2024 ini.
Riko mengkhawatirkan salah satu pejabat Pemkot Tangerang yang merupakan sebagai kepala Dinas Pendidikan melakukan politisasi guru untuk digerakkan atau dimobilisasi menguntungkan dirinya dalam pencalonan kepala daerah nanti.
“Guru itu paling potensial untuk dimobilisasi baik Pemilu maupun Pilkada. Nah pejabat yang paling dekat dengan guru yaitu Kepala Dinas Pendidikan, ketika pejabat itu mencalonkan diri, sangat berpotensi untuk memobilisasi guru,” ungkap Riko.
Riko memaparkan, modus politisasi guru atau tenaga pendidik, seperti memperbanyak melakukan pertemuan dengan guru yang dijadikan ajang sosialisasi.
Kemudian menjanjikan promosi jabatan apabila dia terpilih sebagai kepala daerah dan mengkapitalisasi program pendidikan hingga memobilisasi guru kepada pemilih pemula, yaitu siswa SMA sederajat.
“Modus ini sudah tidak asing lagi. Pemilu pun bisa memobilisasi guru apalagi Pilkada,” beber Riko.
Seperti diketahui, nama empat ASN yang mencalonkan diri sebagai bakal calon Wali Kota Tangerang yakni Kepala Dinas Pendidikan, Jamaludin, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), Kaonang, Kepala, BPBD, Maryono Hasan dan Sukarta yang menjabat salah satu kepala bidang di Dinas Kesehatan Kota Tangerang.








