Dengan JKN, Agnes Jalani Pengobatan Dengan Mudah

Dengan JKN, Agnes Jalani Pengobatan Dengan Mudah
Agnes Matawera (64) adalah seorang Korps Pastoral atau biasa kita kenal dengan sebutan penginjil. Ia adalah peserta Jaminan Kesehatan Nasional

KOTA TANGERANG, LENSABANTEN.CO.ID –  Agnes Matawera (64) adalah seorang Korps Pastoral atau biasa kita kenal dengan sebutan penginjil. Ia adalah peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang sudah berulangkai memanfaatkan Program JKN untuk mengobati asma yang ia derita sejak lama.

Asma adalah penyakit jangka panjang pada saluran pernapasan yang ditandai dengan peradangan dan penyempitan saluran napas yang menimbulkan sesak atau sulit bernapas. Maka dari itu, para penderita asma perlu melakukan peredaan gejala dan mencegah gejala kambuh.

Bacaan Lainnya

“Saya sudah menjadi peserta JKN sejak tahun 2014. Sebelumnya saya daftar mandiri, kemudian tahun 2015 kepesertaan saya dialihkan dari gereja tempat saya bekerja. Sejak saat itu saya selalu pakai kartu JKN untuk mengobati asma yang saya derita. Puji Tuhan tidak ada hambatan sama sekali, asalkan sesuai dengan prosedur yang berlaku dan biaya kesehatan pun terjamin,” kata wanita yang akrab disapa Agnes itu.

Beberapa waktu belakangan, Agnes sering merasakan nyeri dan sesak di dadanya. Ia khawatir bahwa keluhan tersebut bukan disebabkan oleh asma yang dideritanya selama ini, karena rasa sakit itu disertai batuk berdahak yang tak kunjung sembuh.

Dengan pengalaman positif menggunakan kartu JKN, Agnes langsung memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan yang terdaftar. Setelah pemeriksaan dokter, ia didiagnosis menderita bronkitis dan membutuhkan penanganan lebih lanjut.

“Saya merasa sangat terbantu dengan adanya program JKN. Kondisi medis saya mengharuskan saya untuk rutin berobat, terutama untuk mengatasi asma yang saya derita. Saya tahu bahwa saya pendapatan saya tidak begitu besar, namun dengan adanya program JKN, saya bisa mengakses pelayanan kesehatan yang memadai tanpa khawatir tentang biaya yang harus saya keluarkan. Selama ini, saya juga mendapatkan pelayanan yang memuaskan tanpa harus mengeluarkan biaya sedikitpun,” katanya pada Jumat, 29 November 2024.

Dari tahun ke tahun, Agnes merasa bahwa pelayanan kesehatan yang diberikan kepada peserta JKN semakin baik. Sebagai peserta lama, tentu Agnes bisa membandingkan pengalaman sebelumnya dengan yang ia rasakan saat ini.

Kini, ia merasa semakin puas dengan pelayanan yang diberikan. Fasilitas dan akses ke rumah sakit juga semakin mudah. Selain itu, petugas medis selalu memberikan perhatian yang baik terhadap kondisi Agnes.

“Saya sangat mengapresiasi proses administrasi yang semakin terintegrasi dengan baik. Semua proses administrasi menjadi lebih cepat dan efisien. Ini sangat membantu saya, terutama saat kondisi kesehatan saya memerlukan penanganan segera. Misalnya, saat saya datang ke IGD rumah sakit karena saturasi oksigen saya berada di bawah standar, saya tidak perlu repot dengan urusan administrasi yang rumit. Cukup dengan KTP dan kartu JKN, semua bisa diproses dengan cepat dan saya bisa segera mendapatkan perawatan yang saya butuhkan,” ujar Agnes.

Wanita yang terdaftar sebagai peserta JKN pada segmen Peserta Penerima Upah ini berulang kali mengucapkan rasa syukurnya atas kehadiran Program JKN. Menurutnya, dengan adanya program ini banyak masyarakat terbantu dalam hal finansial. Dia tak perlu mengeluarkan biaya setiap kali ingin berobat karena telah ditanggung oleh program JKN.

Menutup pembicaraan, Agnes menyampaikan rasa terima kasihnya terhadap Program JKN  dan menyampaikan harapannya agar Program JKN terus memberikan yang terbaik dan selalu meningkatkan kualitas layanan kepada peserta JKN.

“Harapan saya program JKN semakin maju lagi, semakin banyak membantu masyarakat, termasuk yang harus rutin berobat seperti saya ini. Terima kasih banyak kepada Pemerintah dan BPJS Kesehatan. Pesan saya untuk masyarakat Indonesia agar selalu mendukung program JKN dengan menjadi peserta dan membayarkan iuran setiap bulannya. Jika kita kita tidak menggunakan, berarti kita telah membantu yang sakit, seperti halnya saya saat ini yang sangat terbantu berkat iuran peserta lainnya,” tutur Agnes.

Pos terkait

Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari lensabanten.co.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.