Dishub Kota Tangerang Klaim Tangani 4 Titik Kemacetan Sepanjang 2025

Kendaraan roda dua dan empat terjebak kemacetan di sore hingga malam hari di ruas jalan Mh.Thamrin hingga Gading Serpong. Foto : fjn

TANGERANG, LENSABANTEN.CO.ID – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tangerang memaparkan capaian kinerja tahun 2025 dalam hearing bersama Komisi IV DPRD. Kegiatan ini berlangsung di Gedung DPRD Kota Tangerang, pada Selasa, 14 April 2026

Pembahasan tersebut merupakan bagian dari Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) yang sebelumnya sudah disampaikan Wali Kota. Setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) kemudian diminta menjelaskan kinerjanya di hadapan komisi terkait.

Bacaan Lainnya

“Tadi kita hearing Pansus 4 terkait dengan LKPJ Dinas Perhubungan di tahun 2025. Ini merupakan bagian dari rangkaian LKPJ yang telah disampaikan oleh Pak Wali Kota saat 31 Maret yang lalu. Jadi, setelah Pak Wali Kota menyampaikan, kemudian kami melakukan hearing dengan masing-masing komisi yang menjadi mitra dari tiap-tiap OPD-nya,” ungkap Kepala Dishub Kota Tangerang, Achmad Suhaely.

Dalam pertemuan itu, Dishub menyampaikan berbagai capaian selama 2025. Salah satu yang menjadi fokus utama adalah peningkatan pelayanan transportasi untuk masyarakat.

“Komisi IV. Jadi tadi kita sudah sampaikan hasil-hasil kinerja yang telah kami lakukan di tahun 2025,” paparnya.

Selain pelayanan, Dishub juga menaruh perhatian pada keselamatan jalan. Hal ini dilakukan melalui penyediaan perlengkapan jalan yang lebih aman dan memadai.

“Ya, terutama terkait dengan peningkatan pelayanan angkutan terhadap masyarakat. Selain itu, kaitan dengan apa perlengkapan jalan yang berkeselamatan, dan penanganan beberapa titik kemacetan di wilayah Kota Tangerang,” tuturnya.

Sepanjang tahun 2025, Dishub mencatat telah menangani empat titik kemacetan. Lokasinya tersebar di beberapa wilayah padat aktivitas.

“Tahun lalu kita menangani ada empat titik,” katanya.

Kepala Dishub Kota Tangerang, Achmad Suhaely.

Empat titik tersebut berada di Kecamatan Cipondoh, Batuceper, serta dua titik di Kecamatan Tangerang. Penanganan dilakukan dengan rekayasa lalu lintas dan koordinasi lintas instansi.

“Ada di wilayah Cipondoh, wilayah Batuceper, kemudian di wilayah Kecamatan Tangerang, dua di wilayah Kecamatan Tangerang,” jelasnya.

Untuk mengurai kemacetan, Dishub menerapkan manajemen rekayasa lalu lintas. Selain itu, mereka juga bekerja sama dengan Dinas PUPR untuk perbaikan infrastruktur jalan.

“Kami menyiapkan beberapa manajemen rekayasa lalu lintas, pertama itu. Kemudian kami juga koordinasi dengan Dinas PUPR terkait dengan beberapa ruas jalan yang perlu penanganan intervensi dari Dinas PUPR,” ujarnya.

Sebagai penutup, Dishub menegaskan akan terus meningkatkan pelayanan transportasi. Harapannya, lalu lintas di Kota Tangerang bisa semakin tertib dan aman.

Pos terkait

Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari lensabanten.co.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.