JAKARTA, LENSABANTEN.CO.ID – Erick Thohir, yang telah sukses menjalankan misi memasyarakatkan ekonomi syariah selama periode pertama kepemimpinannya di Masyarakat Ekonomi Syariah (MES), kembali terpilih secara aklamasi untuk memimpin MES dalam periode kedua. Periode kepengurusan MES juga diperpanjang menjadi lima tahun, dari 2023 hingga 2028.
Sekretaris Bidang IV MES, Teguh Santosa, menyatakan keyakinannya bahwa di periode kedua kepemimpinan Erick, MES akan mencapai prestasi yang lebih tinggi. Teguh adalah salah satu yang mengusulkan perpanjangan periode kepengurusan dari tiga tahun menjadi lima tahun, sehingga program-program yang dijalankan memiliki kesinambungan dan dasar yang lebih kokoh.
“Kami yakin, pada periode kedua nanti yang berlangsung selama lima tahun, di bawah kepemimpinan Pak Erick Thohir, MES akan melambung lebih tinggi lagi,” ujar Sekretaris Bidang IV Teguh Santosa, Sabtu 30 September 2023.
Usulan perpanjangan periode kepengurusan tersebut diusulkan oleh Teguh kepada Sekretaris Jenderal MES, Iggi Haruman Achsien, dalam kegiatan Pra Munas, dan Iggi akan membawa usulan tersebut dalam sidang Munas IV.
Teguh juga menyatakan bahwa Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI), organisasi yang dipimpinnya, memiliki minat dalam memperkuat pelaku usaha di daerah. Dalam Pra Munas, JMSI dan MES telah menandatangani MoU yang mencakup berbagai aspek, termasuk literasi ekonomi dan keuangan syariah, pengembangan ekosistem ekonomi syariah digital, kampanye gaya hidup halal, dan pengembangan penulisan terkait ekonomi dan keuangan syariah.
Erick Thohir mengungkapkan bahwa total aset industri keuangan syariah di Indonesia mencapai lebih dari Rp 2.813 triliun hingga akhir 2022, menunjukkan pertumbuhan sebesar 13,4 persen dari tahun sebelumnya. Indonesia juga memiliki potensi besar di sektor industri halal, berada di peringkat keempat negara dalam State of the Global Islamic Economy Report.
Meskipun demikian, pengembangan ekonomi syariah di Indonesia masih menghadapi tantangan, seperti rendahnya market share industri jasa keuangan syariah, literasi dan inklusi keuangan syariah yang rendah, serta adaptasi teknologi yang belum memadai.
Dalam menghadapi tantangan ini, MES berupaya menjalin kerja sama dengan berbagai pihak untuk memperkuat posisi ekonomi syariah sebagai arus utama dalam perekonomian masyarakat.
Teguh Santosa menyatakan bahwa kerja sama antara JMSI dan MES akan membantu meningkatkan perhatian terhadap ekonomi syariah, sehingga ekonomi syariah dapat tumbuh secara signifikan dalam aktivitas ekonomi masyarakat.
BACA JUGA :









