TANGERANG, LENSABANTEN.CO.ID – HIMAKOM Universitas Buddhi Dharma (UBD) menggelar kegiatan Beach Clean Up di Pantai Tanjung Pasir, Kabupaten Tangerang, pada 14 November 2025 pagi. Program ini bertujuan mengajak generasi muda lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan pesisir.
Aksi bersih pantai tersebut menjadi bentuk nyata kontribusi mahasiswa dalam menjaga ekosistem laut. Kegiatan ini juga dimaksudkan untuk membangun kesadaran masyarakat sekitar terkait pentingnya pengelolaan sampah.
Mengusung tema “Green Generation”, kegiatan ini menghadirkan peran aktif mahasiswa Ilmu Komunikasi UBD. Para peserta terlibat langsung membersihkan kawasan pantai yang cukup terdampak oleh sampah.
Ketua Pelaksana, Johan, memaparkan alasan Tanjung Pasir dipilih sebagai lokasi kegiatan. Ia melihat wilayah tersebut membutuhkan perhatian lebih karena sering dipenuhi sampah.
“Warga sekitar masih kurang inisiatif menjaga kebersihan pantai. Kegiatan ini melibatkan Himakom, Voluenteer, Lurah Tanjung Pasir, RT/RW, dan Camat Teluk Naga. Saya berharap warga akan lebih berinisiatif dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan pantai,” ujarnya.
Baca juga : Sering Lelah dan Sulit Fokus? Waspada, Bisa Jadi Gejala Anemia yang Sering Terabaikan
Johan menambahkan bahwa hadirnya banyak unsur masyarakat memberi penguatan dalam pelaksanaan kegiatan ini. Kehadiran sukarelawan juga menjadi dorongan moral bagi para mahasiswa.
Ia berharap aksi bersih pantai seperti ini dapat terus dilakukan secara berkelanjutan. Johan menilai keberlanjutan program akan memberikan dampak lebih luas bagi lingkungan.
Kaprodi Ilmu Komunikasi UBD, Tia Nurapriyanti, turut memberikan pandangannya. Ia menilai kegiatan tersebut memberikan manfaat langsung bagi masyarakat pesisir.
“Dengan terlaksananya kegiatan ini dapat menumbuhkan kesadaran Masyarakat sekitar dalam menjaga kebersihan lingkungan dan juga Pemerintah Kabupaten Tangerang yang dapat memperhatikan sampah yang ada dikarenakan tidak adanya Tempat Pembuangan Sementara (TPS) di sekitar Pantai,” jelas Tia.
Tia menjelaskan bahwa absennya TPS menjadi salah satu faktor penumpukan sampah di area tersebut. Ia menilai mahasiswa telah berkontribusi membantu mendorong perhatian pemerintah terkait persoalan itu.
Baca juga : Dari Kocek Pribadi Prabowo, 140 Becak Listrik Resmi Disalurkan ke Pebecak Lansia
Ia berharap kegiatan edukatif seperti ini terus berlanjut dengan format yang lebih variatif. Menurutnya, semakin banyak kegiatan lingkungan akan semakin memperluas kesadaran masyarakat.
Dukungan juga datang dari salah satu pejabat Kecamatan Teluknaga yang hadir dalam kegiatan tersebut. Ia mengapresiasi peran mahasiswa karena membawa dampak positif bagi kebersihan pantai.
“Dalam rangka Green Generation kami sangat mendukung kegiatan ini dan sangat mengapresiasi mahasiswa Universitas Buddhi Dharma atas kepedulian mereka dalam menjaga kebersihan lingkungan,” pungkasnya.
Pejabat itu menilai inisiatif mahasiswa dapat menjadi inspirasi bagi kelompok pemuda lainnya. Ia berharap aksi serupa terus berkembang di kawasan pesisir Tangerang.
Melalui gerakan Green Generation, HIMAKOM UBD ingin mendorong masyarakat lebih peduli terhadap kondisi lingkungan. Mahasiswa berharap bahwa kegiatan ini menjadi langkah awal perubahan perilaku masyarakat terkait sampah.
Diberitakan sebelumnya, Green Generation diketahui merupakan bagian dari rangkaian PKM HIMAKOM UBD. Program ini menjadi wadah mahasiswa mengimplementasikan nilai Tri Dharma Perguruan Tinggi.
HIMAKOM UBD berharap kegiatan tersebut memberi dampak jangka panjang bagi masyarakat Tangerang. Program ini juga diharapkan memperkuat kesadaran publik dalam menjaga kebersihan wilayah pesisir.









