KOTA TANGERANG, LENSABANTEN.CO.ID – Kehadiran Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan, terbukti telah memberikan dampak yang sangat positif bagi seluruh lapisan masyarakat di Indonesia.
Adalah Fikri Yunandar (22), pria asal Kota Tangerang ini tak kuasa menahan haru ketika diwawancara oleh tim Jamkesnews. Ia merasakan betapa pentingnya Kartu JKN bagi keluarganya terutama ayahnya. Bagaimana tidak, saat ini sang ayah terbaring lemah di Rumah Sakit EMC Tangerang.
“Kami sekeluarga tentu sangat kaget, bapak saya terlihat sehat-sehat saja namun tiba-tiba pingsan dan tidak sadarkan diri. Memang sakit tidak pernah ada yang tahu kapan akan datang. Buru-buru langsung kami bawa ke Instalasi Gawat Darurat Rumah Sakit Ciputra Cikupa. Kami sangat kebingungan, sampai tidak membawa identitas apapun. Untungnya kami diberi waktu untuk membuktikan kepesertaan JKN, dengan memperlihatkan kartu JKN atau Nomor Induk Kependudukan. Sembari kami siapkan administrasi, bapak langsung ditangani dengan cepat. Setelah kegawatdaruratannya ditangani kemudian di rujuk ke rumah sakit ini,” kenangnya.
Setelah menjalani serangkaian pemeriksaan, dokter menyatakan ayah Fikri, mengalami pecah pembuluh darah di kepalanya. Kondisinya mengharuskan sang ayah untuk segera di operasi saat itu juga. Operasi tentu akan menelan biaya cukup besar, namun ia tak khawatir karena Fikri dan keluarga telah menjadi peserta JKN. Ia yakin Program JKN akan menanggung biaya pengobatang ayahnya selama sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan.
“Jika dihitung entah berapa banyak biaya yang akan dihabiskan untuk biaya pengobatan ayah mulai dari operasi hingga saat ini. Syukurlah kami sekeluarga telah terdaftar menjadi peserta JKN, jadi selama pengobatan ayah saya menggunakan JKN. Dalam keadaan sangat mendadak seperti ini, dimana kami pun belum ada persiapan dana, sungguh sangat terbantu kami jadi tidak perlu dipusingkan oleh biaya karena sudah ditanggung JKN. Terasa sekali pentingnya memiliki jaminan kesehatan,” ungkap Fikri, Selasa, 10 September 2024.
Saat ditanyakan terkait pelayanan kesehatan yang didapat, Fikri mengaku pelayanan yang diterima sudah baik dan sewajarnya yang harus didapat oleh pasien. Tidak ada kendala dan diskriminasi pelayanan yang dirasakannya selama perawatan. Selama beberapa hari mendampingi sang ayah menjalani rawat inap, ia mengaku setiap kebutuhan ayahnya telah dipenuhi dengan sangat baik. Ruangan tempat ayahnya dirawat sangat bersih dan nyaman, jauh dari carita-cerita negatif yang banyak beredar diluar sana. Ia berharap pelayanan baik dapat tetap dipertahankan atau mungkin bisa ditingkatkan, karena pelayanan yang baik sangat berpengaruh terhadap kesembuhan pasien.
Fikri juga menjelaskan bahwa sejak adanya JKN, masyarakat jadi lebih berani untuk berobat karena masalah biaya sudah ditanggung program JKN. Mewakili keluarganya, Fikri menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada pemerintah yang telah menyelenggarakan program JKN. Tak lupa ia juga mengucapkan terima kasih kepada BPJS Kesehatan yang diperintah langsung oleh undang-undang untuk mengelola program ini. Harapannya program JKN dapat terus berlangsung dan berjalan baik mengingat banyak sekali masyarakat yang sangat bergantung hidupnya melalui program JKN.
“Saya berterima kasih sekali karena manfaatnya yang luar biasa. Kehadiran program JKN sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, bukan hanya ayah saya yang bergantung hidupnya pada program ini. Banyak kerabat dan tetangga di kampung maupun di daerah lain yang juga merasakan manfaat program ini. Menjadi peserta JKN, walaupun tidak sedang sakit, dapat menjadi lahan ibadah untuk kita karena iuran yang dibayarkan ini dipakai oleh orang yang membutuhkan, contohnya ayah saya,” tutup Fikri









