Jajakan Prostitusi Anak Dibawah Umur, Pasutri di Tangerang Ditangkap Polisi

KOTA TANGERANG, LENSABANTEN.CO.ID – Pasangan suami istri (pasutri) di Tangerang ditangkap Polisi karena ketahuan menjadi mucikari lewat aplikasi MiChat. Kasus Open BO Tangerang

Pelaku prostitusi online ini berinisial DL (33) dan RA (29) tega menjajakan remaja di bawah umur berinisial UYN (17) dan AF (17). Kasus Open BO Tangerang

Bacaan Lainnya

Kedua korban diketahui diekspolitasi ke hidung belang melalui aplikasi MiChat meski saat ini berada di bulan Ramadan. Kasus Open BO Tangerang

Kepolisian Sektor (Polsek) Karawaci, Polres Metro Tangerang Kota, membenanarkan bahwasan pihaknya telah mengamankan 4 (empat) orang pelaku prostitusi online yang menggunakan aplikasi MiChat.

“Pengungkapan berawal pada Sabtu (16/3) kemarin, sekira pukul 23.00 WIB, Tim Opsnal Karawaci menerima laporan dan Informasi dari masyarakat bahwa ada rumah 2 lantai yang disewakan sebagai tempat transaksi prostitusi secara online (michat),” kata Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Zain Dwi Nugroho, Selasa, 19 Maret 2024.

Tersangka mucikari anak di bawah umur di Tangerang
Kronologi Pengungkapan

Selanjutnya, Tim dipimpin Kapolsek Karawaci, Kompol Antonius dan Kanit Reskrim, Iptu Ellistika Intan Wulandari  melakukan penyelidikan dan undercover untuk memastikan kebenaran laporan tersebut.

“Benar saja, di rumah yang berlokasi di Jalan Beringin Raya, Kelurahan Nusa Jaya, Kecamatan Karawaci, kota tangerang ini, DL berperan sebagai mucikari/mami dibantu RA sebagai operator menyediakan dua wanita UYN dan AF dengan tarif Rp500ribu sekali kencan,” terangnya.

Lanjut Zain, dari hasil penggerebekan itu petugas langsung mengamankan empat orang tersebut ke kantor Polsek Karawaci berikut barang bukti 4 handphone sebagai alat komunikasi transaksi michat, satu unit sepeda motor, uang tunai hasil transaksi dan 6 alat kontrasepsi.

“Hasil pemeriksaan, pasangan DL dan RA mengakui perbuatannya. Remaja UYN dan AF tidak melakukan hubungan seksual di dalam kamar (saat diamankan) hanya melakukan komunikasi prostitusi melalui aplikasi,” jelas Kapolres.

“Saat pengerebekan kita (polisi) pun melibatkan warga setempat,” tambah Zain.

Pos terkait

Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari lensabanten.co.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.