Kebakaran Melahap Ruko Plastik di Poris dan Merembet ke Ruangan SD Poris Indah

Kebakaran Melahap Ruko Plastik di Poris dan Merembet ke Bangunan Sekolah Dasar
Kebakaran Melahap Ruko Plastik di Poris dan Merembet ke Bangunan Sekolah Dasar. Foto : Doni

KOTA TANGERANG, LENSABANTEN.CO.ID – Peristiwa kebakaran terjadi di sebuah ruko yang menjual sapu plastik di kawasan Poris Indah, Kota Tangerang, Banten, Senin, 23 Desember 2024. Kebakaran tersebut diduga karena konsleting listrik.

Kebakaran dilaporkan terjadi pada pagi hari sekitar pukul 05.30 WIB, karena banyak bahan yang mudah terbakar, dengan cepat si jago merah membesar dan melahap ruko sekitarnya, yaitu ruko penjual telur ayam dan Sekolah Dasar Poris Indah.

Bacaan Lainnya

Petugas pemadam kebakaran dari Dinas Pemadam Kebakaran Kota Tangerang segera dikerahkan ke lokasi kejadian dan langsung memadamkan si jago merah, setelah menerima laporan dari warga setempat.

Komandan Regu Pemadam Kebakaran Batu Ceper, Kota Tangerang, Ahmad Supriyatna, mengungkapkan bahwa pihaknya mengerahkan empat unit mobil pemadam kebakaran dan sekitar 20 personel untuk mengendalikan api.

Kebakaran Melahap Ruko Plastik di Poris dan Merembet ke Bangunan Sekolah Dasar
Kebakaran Melahap Ruko Plastik di Poris dan Merembet ke Bangunan Sekolah Dasar. foto : Doni

“Dugaan sementara ini dikarenakan konsleting listrik. Namun, api berhasil dipadamkan setelah sekitar dua jam kerja keras,” ujarnya.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun kerugian mencapai ratusan juta dikarenakan banyak material penting yang hangus terbakar, seperti ruko dan beberapa ruangan kelas yang ada di SD Poris Indah.

Pemilik ruko dan sekaligus penjual telur ayam, Feni Candra, mengatakan bahwa saat kejadian, toko sedang tutup dan tidak ada aktivitas di dalamnya.

Pihak kepolisian saat ini masih menyelidiki penyebab pasti kebakaran, namun indikasi awal menunjukkan bahwa arus pendek listrik menjadi pemicu utama. Warga sekitar diimbau untuk lebih berhati-hati terhadap instalasi listrik di bangunan mereka agar kejadian serupa tidak terulang.

“Awalnya sih kecium bau hangus, tiba-tiba ada kebakaran di belakang, langsung saya buru-buru telepon petugas damkar sekalian banyak warga bantu memadamkan apinya,” tutur Tiom saksi di TKP.

Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat akan bahaya kebakaran, khususnya di kawasan pemukiman padat dan tempat usaha yang menyimpan bahan mudah terbakar.

Pos terkait

Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari lensabanten.co.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.