TANGERANG, LENSABANTEN.CO.ID – Anggota Komisi IV DPRD Kota Tangerang dari Fraksi Golkar, Saiful Milah, menegaskan keseriusan pihak legislatif dalam mendorong percepatan perbaikan infrastruktur jalan. Komitmen tersebut diarahkan agar kualitas jalan di seluruh wilayah Kota Tangerang semakin merata dan layak dilalui masyarakat.
Ia menyampaikan bahwa pada 2026 mendatang, diharapkan tidak ada lagi keluhan soal jalan berlubang maupun rusak. Target tersebut menjadi fokus pengawasan Komisi IV dalam mengawal program pembangunan daerah.
Saiful yang akrab disapa Abah juga mengingatkan warga agar memahami pembagian kewenangan status jalan. Ia menekankan bahwa tidak seluruh ruas jalan di Kota Tangerang menjadi tanggung jawab Pemerintah Kota, karena sebagian berada di bawah kewenangan pemerintah provinsi dan pemerintah pusat.
“Kita harus memahami bahwa ada jalan nasional dan provinsi di dalam kota. Namun, selaku anggota Komisi IV, saya aktif membantu Dinas PUPR Kota untuk menyurati pusat agar segera memperbaiki jalan yang menjadi tanggung jawab mereka, seperti Jalan Gatot Subroto,” ujarnya pada Selasa, 24 Februari 2026.
Terkait keluhan masyarakat mengenai aktivitas penggalian oleh pihak swasta yang kerap memakan bahu jalan, ia menyampaikan sikap tegas. Ia meminta warga tidak ragu untuk melaporkan setiap dugaan pelanggaran yang merugikan pengguna jalan.
“Kalau ada (pelanggaran), sampaikan. Urusan begitu harus disikat habis, tidak boleh lagi dibiarkan. Kami di DPRD dan PUPR sangat aktif memantau anggaran perawatan jalan,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan sejumlah ruas jalan yang sebelumnya menjadi sorotan publik kini telah masuk program peningkatan kualitas. Di antaranya kawasan Neglasari dan Jalan Hayam Wuruk, termasuk persoalan sengketa lahan yang sempat menghambat pembangunan dan kini telah rampung.
Percepatan perbaikan infrastruktur tersebut dilakukan melalui koordinasi intensif antara DPRD dan Dinas PUPR. Aspirasi masyarakat yang dihimpun dalam agenda reses juga langsung ditindaklanjuti sebagai bahan evaluasi dan eksekusi program.
“Setiap masukan dari masyarakat saat reses langsung kami komunikasikan dengan Kepala Dinas PUPR untuk segera dieksekusi,” tambahnya.
Komisi IV pun optimistis wajah infrastruktur Kota Tangerang akan semakin baik dalam dua tahun ke depan. Dengan skema pembangunan yang berjalan saat ini, Saiful meyakini persoalan jalan rusak dapat diselesaikan secara menyeluruh.
“Tahun 2026 targetnya selesai! Semua akan rapi, tidak ada lagi jalan yang berlubang. Saat ini pun progresnya sudah terlihat, seperti di wilayah Tanah Tinggi yang kini seluruhnya sudah rapi diaspal,” pungkasnya.
DPRD Kota Tangerang menegaskan komitmennya untuk terus mengawal pembangunan jalan agar berjalan sesuai target. Sinergi antara legislatif, eksekutif, dan partisipasi masyarakat dinilai menjadi kunci percepatan infrastruktur yang merata dan berkelanjutan.








