Kurniasih: Empat Hari Dirawat, Semua Ditanggung Program JKN

Kurniasih Empat Hari Dirawat, Semua Ditanggung Program JKN

KOTA TANGERANG, LENSABANTEN.CO.ID — Mendapat layanan kesehatan yang cepat, tepat, dan terjangkau adalah harapan setiap orang saat menghadapi kondisi darurat. Itulah yang dirasakan oleh Kurniasih (32), seorang ibu rumah tangga asal Kota Tangerang.

Kurniasih menceritakan pengalamannya saat mendapatkan serangan diare akut yang menyebabkan tubuhnya mengalami kekurangan cairan cukup parah. Beruntung, Kurniasih merupakan peserta aktif program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), sehingga ia mampu mendapatkan penanganan medis tanpa harus mengkhawatirkan beban biaya yang besar.

Bacaan Lainnya

“Minggu lalu saya diare akut, sudah lemas banget. Kata dokter, saya sudah kekurangan cairan yang cukup parah. Alhamdulillah karena sudah terdaftar sejak lama sebagai peserta program JKN ini, gak ada rasa khawatir beban biaya yang besar. Jelas karena saya tahu program JKN ini dapat menjamin pelayanan kesehatan pesertanya selama alur dan prosedur sesuai ketetapan yang berlaku,” jelas Kurnia pada Selasa 29 Juli 2025.

Dalam ceritanya, Kurniasih mengalami gejala mual, muntah, dan buang air besar terus-menerus selama dua hari berturut-turut. Kondisinya semakin menurun hingga ia merasa lemas dan nyaris tidak kuat berdiri.

Keluarganya segera membawa Kurniasih ke IGD salah satu fasilitas kesehatan di Kota Tangerang yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan. Di rumah sakit tersebut, dokter menyatakan bahwa Kurniasih mengalami dehidrasi berat akibat diare yang tidak tertangani dengan baik.

Ia pun langsung dirawat inap dan diberikan cairan infus serta obat-obatan untuk menstabilkan kondisinya.

“Awalnya saya kira hanya masuk angin biasa, tapi makin lama badan lemas sekali. Saya bahkan sampai sulit untuk makan dan buang air  secara terus-menerus. Saya dibawa ke rumah sakit dan langsung ditangani dengan cepat. Lagi-lagi saya bersyukur, dengan terdaftarnya saya beserta keluarga sebagai peserta program JKN jadi semua perawatan bisa ditangani tanpa harus memikirkan biaya kesehatan yang meroket,” ujar Kurniasih

Ia mengaku sangat terbantu dengan adanya program JKN. Menurutnya, jika harus membayar secara mandiri, biaya perawatan bisa menjadi beban berat bagi keluarganya. Selama perawatan sekitar empat hari, Kurniasih mendapatkan pelayanan medis dari tenaga kesehatan profesional dan sigap memberikan pertolongan.

Ia pun menceritakan perasaan nyaman selama dirawat karena petugas medis tidak membedakan antara pasien umum dan peserta program JKN. Selain infus dan obat-obatan, ia juga mendapatkan edukasi tentang pentingnya menjaga pola makan dan kebersihan untuk mencegah serangan diare di masa depan. Menurutnya, penjelasan dari dokter dan perawat sangat mudah dipahami dan membuatnya lebih peduli terhadap kesehatan diri sendiri dan keluarganya.

“Saya dirawat selama empat hari dan semuanya lancar. Setelah pulang pun saya tetap bisa kontrol dan cek kondisi tanpa bayar lagi. Saya juga diberikan obat untuk melanjutkan pemulihan di rumah. Petugas di rumah sakit juga ramah dan saya tidak merasa diperlakukan berbeda karena peserta program JKN. Kegundahan saya sirna, semuanya serba mudah dan cepat. Pengurusan administrasi juga cukup pakai KTP saja. Saya benar-benar bersyukur ikut program ini,” ucap Kurniasih.

Bagi Kurniasih, program JKN adalah bentuk nyata kehadiran negara dalam melindungi rakyatnya, terutama masyarakat kecil yang rentan terhadap risiko kesehatan dan kesulitan ekonomi. Ia berharap semakin banyak orang yang sadar pentingnya menjadi peserta aktif JKN dan rutin membayar iuran, karena manfaatnya akan sangat terasa ketika menghadapi situasi tak terduga.

Menurutnya, kesehatan adalah kebutuhan dasar yang tidak boleh diabaikan, dan JKN memberikan rasa aman serta kepastian dalam mengakses layanan medis.

“Jangan tunggu sakit dulu baru sadar pentingnya program JKN untuk diri dan keluarga. Daftar dari sekarang dan rutin bayar iurannya, menurut saya tidak ada ruginya kok. Kan kita tidak tahu kapan musibah datang. Lebih baik sedia payung sebelum hujan daripada kita kehujanan kan. Saya berharap pemerintah dan BPJS Kesehatan sebagai penyelenggara terus meningkatkan pelayanan. Harapan saya terakhir, semoga semakin banyak masyarakat Indonesia yang merasakan mudahnya akses layanan kesehatan karena kesehatan adalah hak untuk kita semua, ” pungkas Kurniasih.

Penulis : Rls

Editor : Eky F

Pos terkait

Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari lensabanten.co.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.