KABUPATEN TANGERANG, LENSABANTEN.CO.ID — Wacana pemekaran wilayah Tangerang Utara kembali mencuat di tengah meningkatnya kebutuhan akan pemerataan pembangunan dan percepatan pertumbuhan ekonomi di kawasan tersebut.
Pasalnya, Bupati Tangerang, Maesyal Rasyid, menegaskan bahwa langkah pemekaran tidak bisa dilakukan secara tergesa-gesa tanpa pertimbangan matang.
“Silakan saja dirancang, tapi lebih elok jika harus mengkaji. Nanti ada kajian daerah, kajian daerah itu dari pemerintah. Setelah itu, moratoriumnya,” katanya kepada awak media, pada Rabu, 28 Mei 2025.
Menurutnya, kajian komprehensif dari pemerintah merupakan prasyarat utama sebelum proses moratorium daerah dilakukan. Ia juga mengingatkan agar pemekaran wilayah jangan sampai justru menambah kesenjangan pembangunan antarwilayah.
“Jangan sampai pembentukan daerah baru meningkatkan PR besar bagi ketimpangan daerah lainnya,” katanya.
Lebih dari sekadar memecah wilayah administratif, Maesyal menegaskan bahwa tujuan utama dari rencana pemekaran adalah untuk mempercepat pembangunan dan menciptakan kesejahteraan bagi masyarakat Tangerang Utara.
“Percepatan pembangunan di Tangerang Utara ini harus bertujuan untuk kesejahteraan masyarakat dan pemerataan pembangunan,” tuturnya.
Ia juga menjelaskan bahwa rencana tersebut nantinya akan melalui tahapan analisis dan penilaian yang menyeluruh dari pemerintah daerah dan pusat.
“Proses pemekaran ini, akan melalui tahapan kajian daerah yang komprehensif dari pemerintah, diikuti dengan moratoriumnya,” tambahnya.
Selain itu, Maesyal menyoroti pentingnya peran investasi dalam memajukan kawasan Tangerang Utara yang saat ini dinilai masih tertinggal secara ekonomi dibanding wilayah lain di Kabupaten Tangerang.
“Kami membutuhkan investasi agar wilayah Tangerang Utara tidak terbelakang dalam sisi ekonomi,” ungkapnya.
Menurutnya, investasi harus diarahkan untuk memberikan dampak nyata bagi masyarakat sekitar. Hal ini penting agar kehadiran investor bukan hanya meningkatkan perekonomian secara makro, tetapi juga mendorong kesejahteraan secara langsung di tingkat lokal.
“Kehadiran investor di wilayah Kabupaten Tangerang bagian utara tentunya harus memiliki dampak yang positif untuk masyarakat. Sehingga, ke depan pemekaran Tangerang Utara dapat menciptakan wilayah Kabupaten Tangerang Utara yang sejahtera,” imbuhnya.
Hingga saat ini, wacana pemekaran wilayah Tangerang Utara masih dalam tahap pembahasan informal dan belum masuk dalam proses formal administrasi.
Namun, isu ini diyakini akan terus menjadi perhatian, seiring dorongan dari masyarakat dan tokoh lokal yang menginginkan akselerasi pembangunan dan pelayanan publik yang lebih merata.









