KOTA TANGERANG, LENSABANTEN.CO.ID – Masyarakat Kota Tangerang kini semakin mudah mengakses transportasi umum yang dikelola oleh pemerintah daerah, seiring dengan komitmen Pemkot Tangerang dalam mewujudkan layanan transportasi yang terintegrasi dan efisien.
Pj Wali Kota Tangerang, Dr. Nurdin, mengungkapkan bahwa Pemkot Tangerang mengalokasikan anggaran sebesar Rp30 miliar setiap tahunnya untuk subsidi transportasi.
“Dengan pola sekarang, masyarakat mendapat subsidi cukup besar untuk layanan transportasi ini, sekitar Rp30 miliar,” ujar Dr. Nurdin, Kamis, 11 Juli 2024.
Kemudahan akses transportasi ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan memastikan setiap warga dapat menikmati layanan transportasi yang nyaman dan terjangkau.
Dr. Nurdin juga menyatakan harapannya untuk dapat berkolaborasi dengan Pemerintah DKI Jakarta.
“Kalau ini bisa kita kolaborasikan dengan DKI Jakarta, maka masyarakat akan mendapatkan layanan yang lebih besar dan lebih baik,” tambahnya.
Kolaborasi ini diharapkan dapat meringankan beban anggaran Pemkot Tangerang sekaligus memperluas jangkauan dan kualitas layanan transportasi di wilayah Jabodetabek.
Saat ini, Pemkot Tangerang telah mengoperasikan Bus Tayo yang disubsidi, sementara Transjakarta berencana memperluas jangkauan hingga ke Bandara Soekarno-Hatta.
Integrasi ini diharapkan dapat menciptakan sistem transportasi yang lebih terhubung dan efisien, memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam beraktivitas sehari-hari.
Dengan adanya subsidi transportasi sebesar Rp30 miliar dan potensi kolaborasi dengan DKI Jakarta, Pemkot Tangerang terus berkomitmen untuk meningkatkan layanan transportasi bagi seluruh warganya. Hal ini tidak hanya meningkatkan mobilitas, tetapi juga kualitas hidup masyarakat Kota Tangerang.









